Weathering with You: Film Animasi Jepang yang Masuk Oscar

Film animasi asal Jepang, ‘Weathering with You’ alias ‘Tenki no Ko’, sudah dapat disaksikan di layar lebar Indonesia sejak bulan Agustus 2019 lalu. Kalo kamu udah nonton filmnya yang berjudul ‘Your Name’ atau ‘Kimi no Na Wa’ yang rilis tahun 2016, pasti kamu nggak sabar untuk menyaksikan film karya sutradara yang sama, Makoto Shinkai. Atau mungkin malah udah nonton pas special screening beberapa hari sebelum tanggal rilisnya? Buat yang belum nonton, yuk baca artikel ini dulu supaya makin yakin untuk nonton filmnya di bioskop!

 

Film ini berlatar belakang Kota Tokyo, Jepang. Animasinya bagus banget, mirip banget dengan situasi kota aslinya! Dikisahkan ada seorang laki-laki yang masih di bawah umur bernama Hodaka. Ia lari dari rumahnya dan pindah ke Tokyo. Hodaka berusaha mendapatkan pekerjaan untuk bisa hidup mandiri di kota besar itu. Dalam perjuangannya ini, Hodaka bertemu dengan seorang perempuan bernama Hina.

 

Memang sutradara Makoto Shinkai terkenal suka membuat film fantasi dengan visual yang bikin merinding saking kerennya. ‘Weathering with You’ tidak terkecuali. Di film ini diceritakan bahwa Hina memiliki kekuatan ajaib yang berkaitan dengan cuaca. Pertemuan Hodaka dengan “anak ajaib” ini pun mengubah hidup mereka berdua. Bagaimana kisah pertemanan mereka? Sebenarnya kekuatan seperti apa yang dimiliki Hina? Kalo penasaran, silakan nonton sendiri ya!

 

Alasan lainnya kenapa kamu harus nonton ‘Weathering with You’ adalah karena film ini dipilih sebagai perwakilan Jepang dalam International Feature Film Awards atau sebelumnya dikenal sebagai Best Foreign Language Film untuk Oscar 2020. Film ini merupakan film animasi pertama yang diajukan Jepang ke Oscar sejak ‘Princess Mononoke’ karya Hayao Miyazaki pada 1998 lho. Udah cukup lama ya? Menurut kamu, ‘Weathering with You’ bisa menang nggak nih di ajang penghargaan film internasional ini?

 

Di Jepang sendiri, ‘Weathering with You’ dirilis pada bulan Juli 2019, sebulan lebih cepat daripada di Indonesia. Dalam tiga hari penayangan pertamanya, film ini bisa menghasilkan US$15,3 juta. Wow! Angka itu lebih tinggi 29 persen daripada penayangan pertama ‘Your Name’. Meski begitu, ‘Weathering with You’ masih harus melewati jalan panjang untuk mencapai US$361 juta seperti yang dicapai film pendahulunya ini. Kira-kira bisa nggak ya?

Oh ya, sama seperti film ‘Your Name’, lagu-lagu di ‘Weathering With You’ juga diisi oleh band ternama Jepang, RADWIMPS. Selain musiknya yang begitu mendukung visual, lirik lagunya pun begitu menyentuh hati. Benar-benar khas RADWIMPS! OU aja gak bisa berhenti dengerin lagu-lagunya satu album dari bulan lalu.

 

Tunggu apalagi? Ajakin temen-temen, orang tua, sodara-sodara kamu buat nonton ‘Weathering with You’ mumpung masih tayang di bioskop!

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU pini

OU pini

COVID-19: What The Big Companies Do To Help

Sudah beberapa minggu sejak krisis kesehatan COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO). Sejak itu, hampir semua kantor dan perusahaan di seluruh dunia menerapkan sistem work from home. Gimana dengan kamu? Udah hari keberapa kerja di rumah dan dihujani pekerjaan yang nggak kenal waktu dan conference call yang nggak abis-abis? Percaya deh, OU…
OU pini

Kodein Si Dia Lebih Seru Pakai Resso!

Berbagi konten yang artistik sekarang ini gampang banget. Sudah banyak aplikasi-aplikasi pendukung yang bikin konten kamu makin oke punya. Mau editing foto hingga video sekarang bisa dikerjakan oleh siapapun, termasuk kamu sendiri.   
OU pini

NKCTHI: Pesan Awan lewat Film Terbaru Angga Dwimas Sasongko

Ada kado tahun baru dari film keluarga Indonesia berupa sebuah pesawat kertas yang berisi pesan bagi masa depan. Ya, film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau disingkat NKCTHI merupakan sebuah film tentang surat yang Awan tulis khusus untuk anaknya di masa depan. Nggak hanya tentang pemikiran-pemikirannya, namun juga uneg-uneg tentang dunia kehidupan yang nano-nano…
OU pini

Konser di Jakarta Sampai Tiga Hari, Honne Ukir Sejarah

Musisi elektronik asal London, Inggris bernama Honne mengusung genre synthpop, R&B kontemporer dan dance-pop. Andy Clutterbuck dan James Hatcher membentuk Honne di tahun 2014 yang meroket berkat album berjudul Warm On A Cold Night di tahun 2016.    Menjelang akhir tahun 2019, bertempat di Livespace SCBD, Jakarta Selatan dilangsungkan konser duo Honne. Sebuah konser tur dunia…