Taylor Swift’s Dramatic Transformation

Baby doll, when it comes to a lover

I promise that you’ll never find another like

Me-e-e, ooh-ooh-ooh-ooh

I’m the only one of me

Baby, that’s the fun of me

 

Siapa nih yang terngiang-ngiang lagu “ME!” yang dinyanyikan Taylor Swift bersama Brendon Urie, salah satu personil band Panic! At The Disco? Tenang, kamu nggak sendirian karena OU juga nggak bisa berhenti nyanyiin lagu itu. Padahal udah 2 bulan lebih lho sejak lagu ini dirilis di berbagai platform musik. Ditambah lagi dengan single terbarunya yang juga catchy banget berjudul “You Need To Calm Down” yang baru saja dirilis tanggal 13 Juni lalu. Lagu-lagunya yang terdengar cheerful mungkin membuat kamu bertanya-tanya kenapa penyanyi kelahiran 13 Desember 1989 ini mengubah image-nya lagi. Buat para Swifties, kamu harus banget baca pembahasan OU mulai dari tato kupu-kupu sepunggung sampai album barunya yang akan rilis tahun ini!

 

The New Taylor is Colourful!

Setelah image fierce yang ditampilkan di dalam album “reputation” dan simbol ular dipakai di mana-mana, Taylor Swift akhirnya mengganti image-nya! Bisa dilihat di awal music video (MV) “ME!” di mana seekor ular yang “pecah” menjadi banyak kupu-kupu berwarna pastel.

 

Punggung Penuh dengan Tato Kupu-Kupu

 

Lalu di MV “You Need To Calm Down” (YNTCD), Taylor Swift memposting foto punggungnya yang dipenuhi tato ular yang pecah menjadi kupu-kupu sama seperti di MV “ME!”. Wah, tato beneran bukan ya? Sepertinya bukan sih, Swifties. Tapi meskipun tato tersebut dapat dipastikan tidak permanen, namun para fans Taylor Swift cukup suka dengan perubahan ini. Beberapa orang malah terinspirasi untuk bikin tato kayak gini juga lho!

 

Rainbow = Support LGBT?

 

Taylor mulai menunjukkan image barunya dengan glitter dan warna-warna pelangi. Bisa dilihat di beberapa performance-nya, seperti di Finale The Voice bulan Mei lalu bersama Brendon Urie dan konser Wango Tango iHeartRadio. Di MV YNTCD yang dirilis di bulan Juni juga Taylor terang-terangan menunjukkan dukungannya terhadap LGBT community sebagai ally. Bulan Juni merupakan Pride Month, bulan di mana LGBT community merayakan diri mereka yang sering dianggap tabu dan salah di berbagai kalangan.

 

Selain itu, di akhir MV ini juga ada ajakan untuk menandatangani petisi “Support the Equality Act”. Link petisi ini juga bisa ditemukan di bio Instagram-nya, @taylorswift.

Album Ketujuh: “Lover”

 

Dari berbagai macam “easter eggs” atau kode-kode yang ditinggalkan Taylor di Instagram dan MV-nya, ternyata Taylor akan mengeluarkan album baru! Udah diumumkan nih, album ketujuhnya berjudul “Lover” dan akan rilis tanggal 23 Agustus 2019 nanti.  OU penasaran banget sama image barunya. Apalagi Taylor selalu menulis lagu-lagu dengan lirik yang memorable banget. Kamu penasaran juga gak, Swifties? Biar gak ketinggalan info terbarunya, kamu juga bisa pantengin Instagram-nya @taylornation yang sering update info tentang Taylor Swift.

 

Are you ready for the seventh album, Swifties? Atau malah udah ada yang pre-order nih?

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU pini

OU pini

Konser di Jakarta Sampai Tiga Hari, Honne Ukir Sejarah

Musisi elektronik asal London, Inggris bernama Honne mengusung genre synthpop, R&B kontemporer dan dance-pop. Andy Clutterbuck dan James Hatcher membentuk Honne di tahun 2014 yang meroket berkat album berjudul Warm On A Cold Night di tahun 2016.    Menjelang akhir tahun 2019, bertempat di Livespace SCBD, Jakarta Selatan dilangsungkan konser duo Honne. Sebuah konser tur dunia…
OU pini

We Are Little Zombies, Film Wajib Tonton di JFF!

Ada beberapa film Jepang yang bergenre drama di JFF. Salah satunya adalah We Are Little Zombies yang kembali ditayangkan di 14th Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) di Yogyakarta. Film ini menerima special mention di Berlin International Film Festival 2019 dan menjadi pemenang Special Jury Award for Originality di Sundance Film Festival 2019. Wow, makin penasaran ya? Simak sinopsisnya di sini yuk!…
OU pini

Bento Harassment, Film Keluarga di Japanese Film Festival 2019

Japanese Film Festival – Indonesia 2019 (JFF) akan segera dimulai nih! Pasti udah pada tahu kan kalau tanggal 7-10 November 2019 nanti JFF dimulai di Jakarta?   OU dapat kesempatan untuk ikut Press Screening di CGV Grand Indonesia hari Selasa, 5 November 2019. Film yang ditayangkan adalah Bento Harassment. Film keluarga ini sukses bikin para…
OU pini

Sinopsis 3 Film di Hari Pertama Japanese Film Festival 2019

Pasti kamu udah siap kan untuk nonton film-film seru di Japanese Film Festival – Indonesia 2019 (JFF)? Kalo masih bingung mau nonton film apa aja, yuk simak sinopsis yang udah OU siapin buat kalian sekaligus jadwal tayangnya di JFF!