Sinopsis 3 Film di Hari Pertama Japanese Film Festival 2019

Pasti kamu udah siap kan untuk nonton film-film seru di Japanese Film Festival – Indonesia 2019 (JFF)? Kalo masih bingung mau nonton film apa aja, yuk simak sinopsis yang udah OU siapin buat kalian sekaligus jadwal tayangnya di JFF!

 

Dance With Me (Can’t Stop The Dancing)

 

Sutradara: Shinobu Yaguchi

Durasi: 103 menit

Tahun rilis: 2019

Genre: Musikal, Komedi

Kategori usia: 13+

Jadwal Tayang di JFF Jakarta:

– Jumat, 8 November 2019 jam 18.15 WIB

– Sabtu, 9 November 2019 jam 11.00 WIB

 

Shizuka Suzuki (Ayaka Miyoshi) adalah seorang gadis muda yang bekerja di perusahaan perdagangan besar di kota Tokyo. Menjalani dan memiliki kehidupan layaknya manusia normal pada umumnya. Sebuah peristiwa tak terduga menyerang dengan diam-diam, hinggap dan mengendap di dalam dirinya, menjalar kemudian merusak dan mengacaukan kehidupan normalnya.

 

Shizuka akan selalu menari dan bernyanyi di mana pun, kapan pun dan di berbagai kondisi apapun ketika mendengar deru musik. Entah itu akibat kutukan ataupun hipnosis, berbagai jalan serta cara ditempuh untuk sembuh dari derita yang menimpanya saat ini. Alur cerita serta ending yang tak terduga dan tak disangka-sangka akan menghibur dan menari-nari di benak kalian.

 

Masquerade Hotel

 

Sutradara: Masayuki Suzuki

Durasi: 132 menit

Tahun rilis: 2019

Genre: Crime, misteri

Kategori usia: 13+

Jadwal Tayang di JFF Jakarta:

– Jumat, 8 November 2019 jam 20.30 WIB

– Sabtu, 9 November 2019 jam 18.10 WIB

 

Tiga kasus pembunuhan terjadi di Tokyo. Angka-angka yang tersisa di tempat kejadian pembunuhan mungkin mengisyaratkan di mana pembunuhan berikutnya akan terjadi. Penyelidikan dimulai dari pembunuh berantai dan Detektif Kosuke Nitta (Takuya Kimura) bekerja pada kasus ini. Dia yakin pembunuhan berikutnya akan terjadi di Hotel Koruteshia Tokyo.

 

Untuk menangkap si pembunuh, Kosuke Nitta menyamar dan mulai bekerja di meja depan hotel. Naomi Yamagishi (Masami Nagasawa) bekerja di meja depan Hotel Koruteshia Tokyo. Dia dipilih untuk melatih Kosuke Nitta untuk penyamarannya ini tetapi mereka tidak bisa akur karena Kosuke Nitta fokus menangkap si pembunuh tetapi Naomi Yamagishi mengutamakan keselamatan para tamu. Ketika mereka mulai saling memahami perbedaan, mereka juga mulai membangun kepercayaan di antara satu sama lain. Kira-kira siapa ya pembunuhnya?

 

Samurai Shifters

 

Sutradara: Isshin Inudo

Durasi: 120 menit

Tahun rilis: 2019

Genre: Komedi, historical

Kategori usia: 13+

Jadwal Tayang di JFF Jakarta:

– Jumat, 8 November 2019 jam 21.00 WIB

– Sabtu, 9 November 2019 jam 21.00 WIB

 

Bangsawan kutu buku, Shunnosuke Katagiri (Gen Hoshino) merupakan seorang samurai di Zaman Edo yang tak pandai dalam berinteraksi sosial. Shogun Tokugawa mengutus Shunnosuke sebagai pemimpin dalam sebuah misi. Misi diplomasi untuk meraih dominasi politik dengan cara merelokasi tanah milik klan Echizen Matsudaira. Misi dengan tingkat kesulitan tinggi, dikarenakan minimnya kepiawaian interaksi sosial serta kurangnya pengalaman.

 

Sebuah misi krusial yang tak bisa ditolak karena adanya hukuman harakiri untuk siapa saja yang melawan perintah Shogun.  Mencoba untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperolehnya dari buku dengan tambahan sedikit keberanian yang menyelimuti. Bersama dengan Genemon Takamura (Issey Takahashi) and Oran (Mitsuki Takahata) yang turut serta membantu, Shunnosuke berusaha menyelesaikan misi tersebut.

 

 

Article by Rully Pribadi and Zita Maria

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU pini

OU pini

Kodein Si Dia Lebih Seru Pakai Resso!

Berbagi konten yang artistik sekarang ini gampang banget. Sudah banyak aplikasi-aplikasi pendukung yang bikin konten kamu makin oke punya. Mau editing foto hingga video sekarang bisa dikerjakan oleh siapapun, termasuk kamu sendiri.   
OU pini

NKCTHI: Pesan Awan lewat Film Terbaru Angga Dwimas Sasongko

Ada kado tahun baru dari film keluarga Indonesia berupa sebuah pesawat kertas yang berisi pesan bagi masa depan. Ya, film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau disingkat NKCTHI merupakan sebuah film tentang surat yang Awan tulis khusus untuk anaknya di masa depan. Nggak hanya tentang pemikiran-pemikirannya, namun juga uneg-uneg tentang dunia kehidupan yang nano-nano…
OU pini

Konser di Jakarta Sampai Tiga Hari, Honne Ukir Sejarah

Musisi elektronik asal London, Inggris bernama Honne mengusung genre synthpop, R&B kontemporer dan dance-pop. Andy Clutterbuck dan James Hatcher membentuk Honne di tahun 2014 yang meroket berkat album berjudul Warm On A Cold Night di tahun 2016.    Menjelang akhir tahun 2019, bertempat di Livespace SCBD, Jakarta Selatan dilangsungkan konser duo Honne. Sebuah konser tur dunia…
OU pini

We Are Little Zombies, Film Wajib Tonton di JFF!

Ada beberapa film Jepang yang bergenre drama di JFF. Salah satunya adalah We Are Little Zombies yang kembali ditayangkan di 14th Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) di Yogyakarta. Film ini menerima special mention di Berlin International Film Festival 2019 dan menjadi pemenang Special Jury Award for Originality di Sundance Film Festival 2019. Wow, makin penasaran ya? Simak sinopsisnya di sini yuk!…