Recera: Less Stress with Ceramic Making

Hello, Anxiety
You’ve come to keep me company.
Tonight, a lonely soul
I’ve tried to learn the art of letting go.
I’m craving something real,
A kind of rush that I can feel.
The night is rough you know,
I’ve cried but I won’t dare to let it show.

What if the world won’t bend my way?
What will it take to be happy?

Heaven knows you’re lost;
But you’ll be fine, you’ll be fine.
Heaven knows we’re lost;
But the sun still shines, we’ll be fine.

(Hello Anxiety-Phum Viphurit)

 

Sadar nggak sadar, rasa cemas kerap hinggap di usia 20-25 tahun seperti kebanyakan generasi Z juga millennials sekarang ini. Lingkungan, kampus, tempat kerja, bahkan keluarga adalah sumber utama rasa cemas itu lahir. Ketidakmampuan banyak orang untuk seperti ‘’ekspektasi’’ sosial inilah yang bikin banyak anak muda menjadi terbatas dalam berekspresi.

 

NGGAK PD-AN

 

Masih ingat tidak saat kamu di usia 5? Main ke sana kemari pakai baju apa saja, bebas berekspresi, dan melakukan sesuatu seperti yang kamu mau tanpa takut ‘’pendapat orang’’? Di usia yang malah semakin dewasa ini justru tingkat percaya diri beberapa orang semakin menurun. Banyak yang takut menanggapi apa kata sekitar jika kita berbeda dari lingkungan yang ada. Nah, sikap seperti ini yang secara nggak sadar membentuk diri kita jadi nggak kreatif.

 

Ou Pini sering banget ketemu temen-temen yang begini. Tapi, apa benar tumbuh dewasa bikin kita bertemu creative block? Bagaimana ya cara mereka melawan quarter life-crisis ini?

 

Belum lama ini, OU Pini membuktikan kata-kata orang mengenai rasa cemas yang selalu datang di berbagai kesempatan. OU mengikuti sebuah workshop pottery and clay dari Recera. Oiya, Recera ini adalah salah satu studio keramik asal Jakarta yang kebetulan sedang mengadakan workshop untuk membangun kreativitas anak muda. Sambil bergabung dengan peserta lainnya, OU mulai mengolah clay yang disediakan. Tidak ada aturan harus begini-begitu, semua dibebaskan sesuai imajinasi masing-masing dengan kak Anggun sebagai mentor yang sabar menemani proses setiap peserta step-by-step.

 

15 menit berlalu, clay yang disediakan belum berubah drastis dari semula. Terlalu banyak pikiran mau buat ini-itu dan berbagai macam gambaran indah seperti keramik-keramik di Pinterest ternyata bikin stuck juga. Bahkan, keluhan tersebut pun dirasakan oleh beberapa peserta lainnya yang tidak puas dengan hasil kreasinya sendiri.

 

CREATIVE BLOCK IS REAL

 

Melihat hasil sebelah yang tampak sempurna, ternyata menimbulkan rasa tidak percaya diri dan ingin mengulang lagi dari awal. Jadi begini ya rasanya? Untungnya, sang mentor selalu memberikan semangat positif untuk percaya pada diri sendiri dan tidak membandingkan dengan karya orang lain. Kami sebagai peserta pun diminta untuk rileks dan tidak terburu-buru karena sejjatinya sebuah karya itu dibuat dari hati.

 

SABAR DAN DARI HATI ADALAH KUNCI

 

Hampir 4 jam berlalu, sesi workshop tersebut mengajarkan kami para peserta mendalami apa arti kreatif dalam diri sebenarnya. Berangkat dari rasa khhawatir dan terburu-buru akhirnya terbalas di jam-jam terakhir yang lebih enjoy dan fokus daripada memikirkan segala apa-kata-orang. Pengaturan nafas juga playlist lagu ternyata mempengaruhi lho! Ya, walaupun hasilnya nggak seperti pro, tapi setidaknya OU merasa workshop ini sangat membantu untuk meningkatkan self-care juga kepercayaan diri.

 

Buat kalian yang penasaran sama hasil karya keramik Recera, yuk segera cek akun Instagram-nya: @recerahome

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU pini

OU pini

We Are Little Zombies, Film Wajib Tonton di JFF!

Ada beberapa film Jepang yang bergenre drama di JFF. Salah satunya adalah We Are Little Zombies yang kembali ditayangkan di 14th Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) di Yogyakarta. Film ini menerima special mention di Berlin International Film Festival 2019 dan menjadi pemenang Special Jury Award for Originality di Sundance Film Festival 2019. Wow, makin penasaran ya? Simak sinopsisnya di sini yuk!…
OU pini

Bento Harassment, Film Keluarga di Japanese Film Festival 2019

Japanese Film Festival – Indonesia 2019 (JFF) akan segera dimulai nih! Pasti udah pada tahu kan kalau tanggal 7-10 November 2019 nanti JFF dimulai di Jakarta?   OU dapat kesempatan untuk ikut Press Screening di CGV Grand Indonesia hari Selasa, 5 November 2019. Film yang ditayangkan adalah Bento Harassment. Film keluarga ini sukses bikin para…
OU pini

Sinopsis 3 Film di Hari Pertama Japanese Film Festival 2019

Pasti kamu udah siap kan untuk nonton film-film seru di Japanese Film Festival – Indonesia 2019 (JFF)? Kalo masih bingung mau nonton film apa aja, yuk simak sinopsis yang udah OU siapin buat kalian sekaligus jadwal tayangnya di JFF!  
OU pini

Converse Renew Canvas: Mari Bersama Perangi Sampah Plastik!

Kehidupan dan kehancuran manusia bergantung pada kondisi alam dan lingkungan. Dengan keadaan yang terjaga dan terawat, harmonisasi akan tercipta. Hal itu pun bisa memperpanjang angka harapan hidup manusia. Sayangnya, kondisi alam dan lingkungan sedang tidak baik saat ini, rusak oleh sampah plastik yang mencemari perairan, daratan hingga udara. Keadaan ini perlu ditangani sesegera mungkin dan tidak boleh…