Sambut Perayaan Nyepi dengan Kreativitas Seni Ogoh-Ogoh

Ada perayaan tahun baru unik di Pulau Dewata setiap tahunnya, yaitu perayaan Nyepi. Berbeda dari perayaan tahun baru lainnya yang selalu disambut dengan keramaian, pada perayaan umat Hindu di Bali ini justru malah sebaliknya. Perayaan Nyepi selalu identik dengan kesunyian total, berdiam diri di rumah, tanpa ada listrik juga internet. Perayaan tersebut memang ditujukan bagi semua umat Hindu untuk meditasi dan refleksi. Tidak heran jika semua aktivitas di Pulau Dewata pada hari tersebut ditiadakan alias mati total untuk menghormati perayaan Nyepi.

 

Ogoh-ogoh Simbol Apa?

Namun, ada persiapan unik yang selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat juga para turis di Bali menjelang perayaan umat Hindu tersebut, yaitu pembuatan ogoh-ogoh. Ogoh-ogoh merupakan lambang dari angkara murka dan kejahatan yang disimbolkan dalam bentuk raksasa berwajah mengerikan. Adanya Ogoh-ogoh ini ternyata buah inisiatif dari kelompok pemuda sekitar pada tahun setelah Presiden Soeharto menetapkan hari Nyepi sebagai libur nasional. Pada tahun 1990, para pemuda membuat patung kertas dan mulai mengadakan parade secara besar-besaran hingga sekarang ini.

 

Ternyata, butuh waktu tidak sebentar untuk membuat patung ogoh-ogoh tersebut, yaitu sekitar 2-3 bulan sebelum perayaan Nyepi.

Dalam proses pembuatannya, mereka menciptakan konsep terlebih dahulu yang biasanya diambil dari cerita rakyat, mitologi, atau legenda. Setelah itu mereka membuat kerangka tubuh ogoh-ogoh yang biasanya terbuat dari besi, kayu atau bambu. Namun, beberapa tahun belakangan ini, pembuatan ogoh-ogoh menggunakan bahan yang ramah lingkungan sebagai bentuk menghormati alam.

 

Setelah wujud ogoh-ogoh tersebut terbentuk, mereka lalu mulai menempelkan kertas dan cat warna sesuai dengan karakter ogoh-ogoh yang dibuat. Proses tersbeut kurang lebih memakan waktu 3-4 minggu, tergantung kerumitan dari karakter ogoh-ogoh tersebut. Baru setelah itu ogoh-ogoh siap diarak pada puncak acara Nyepi.

 

Pada tahun ini, ogoh-ogoh Shang Bhuta Wingkara, karya STT Tunas Muda Banjar Dukuh Mertajati, Kelurahan Sidakarya menjadi ogoh-ogoh terbaik di tahun 2019, di mana ogoh-ogoh ini sangat ramah lingkungan, dengan kerangka yang tersusun dari 1000 korek api kayu, kulit bawang putih, rumput laut kering, daun lantoro, kacang merah, dan jeruk yang sudah dikeringkan. Nggak heran kalo ogoh-ogoh ini menjadi yang terbaik karena 100% menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan.

 

Cool! Sampai jumpa di perayaan Nyepi tahun depan, ya.

7 comments

  1. Pingback: Manausa
  2. Pingback: Related Site

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU pini

OU pini

ENNICHISAI: Festival Jepang Tahunan di Blok M

Sudah tiga minggu berlalu sejak diadakan Ennichisai pada Sabtu-Minggu, 22-23 Juni 2019 namun euforianya masih saja terasa. Bagi penggemar budaya Jepang, pasti sudah tidak asing lagi dengan festival seni dan kuliner Jepang di Blok M ini. Festival ini berhasil menyulap sepanjang jalan Melawai di sekitar Blok M Square jadi serasa di Jepang! Baca liputan OU…
OU pini

PARASITE : Makes You Feel Like Riding A Roller Coaster

Karya Bong Joon Ho paling mind blowing ini berhasil memenangkan penghargaan di Festival De Cannes dan Sydney Film Festival. Karyanya yang gila banget membuat Bong Joon Ho menjadi orang pertama asal Korea yang berhasil meraih Palme d’Or.   Film Parasite menceritakan sebuah keluarga miskin, sepasang suami istri (Ki Taek dan Chongsok) dan anaknya (Ki Woo dan Ki…
OU pini

STRANGER THINGS 3: The Mind Flayer is back?

Trailer resmi dari series kesayangan para pengikutnya ini sudah resmi ditayangkan minggu lalu. Part demi part scene yang mengundang banyak teka-teki pun sontak memenuhi kolom komentar media sosial Netflix yang penuh antusias para penonton setia series tersebut karena sudah tidak sabar lagi untuk menunggu.   Sejak series ini dirilis, Stranger Things mampu membawa kita semua…
OU pini

Taylor Swift’s Dramatic Transformation

Baby doll, when it comes to a lover I promise that you’ll never find another like Me-e-e, ooh-ooh-ooh-ooh I’m the only one of me Baby, that’s the fun of me   Siapa nih yang terngiang-ngiang lagu “ME!” yang dinyanyikan Taylor Swift bersama Brendon Urie, salah satu personil band Panic! At The Disco? Tenang, kamu nggak…