NKCTHI: Pesan Awan lewat Film Terbaru Angga Dwimas Sasongko

Ada kado tahun baru dari film keluarga Indonesia berupa sebuah pesawat kertas yang berisi pesan bagi masa depan. Ya, film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau disingkat NKCTHI merupakan sebuah film tentang surat yang Awan tulis khusus untuk anaknya di masa depan. Nggak hanya tentang pemikiran-pemikirannya, namun juga uneg-uneg tentang dunia kehidupan yang nano-nano ini. Film ini pun sukses mendapatkan respon positif dari masyarakat, sama seperti bukunya.

NKCTHI sudah lebih dulu dikenal di media sosial lewat buku juga konten Instagram @nkcthi. Buku karya Marchella FP ini sukses membuat masyarakat berani untuk bersuara tentang perasaan mereka masing-masing. Kemudian, dengan saling berbagi, orang-orang menemukan bahwa mereka tidak sendirian. Emang ya, permasalahan yang banyak dan berat jadi terasa lebih ringan saat kamu tidak sendirian. Nggak heran kalo film ini sangat ditunggu-tunggu banyak penggemarnya. Terlebih dengan formasi cast yang sangat menghayati peran masing-masing. Kamu bisa menyaksikan akting keren Rio Dewanto, Rachel Amanda, Sheila Dara, dan aktor-aktris Indonesia lainnya di film ini.

 

Baru rilis di awal bulan Januari 2020 kemarin, hingga saat ini film arahan Angga Dwimas Sasongko ini masih nangkring di seluruh bioskop di Indonesia. Nggak cuma review jujur tentang film ini, kumpulan plesetan hingga meme dari film ini sudah trending di media sosial Twitter sejak beberapa minggu kemarin.

 

Ditambah pemilihan soundtrack yang pas bikin film ini sukses mewakili perasaan penontonnya. Salah satunya sebuah lagu dari Hindia dengan judul “Secukupnya” yang dibuka dengan lirik yang cukup menampar seperti berikut:

 

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?

(Renggang)

Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang

Di esok hari

 

Nggak heran kalo ada yang bilang nonton film ini sekaligus self-healing dengan semua kebenaran yang film ini tayangkan. Namun tidak sedikit pula netizen yang tidak setuju dengan pendapat tersebut.

 

 

Atas nama keluarga dan kasih sayang, Angkasa dan adik-adiknya harus mengesekiankan perasaan mereka demi kesenangan (orang tua) keluarga. Siapa lagi yang berani mengutarakan perasaan mereka tentang segala perilaku juga hal-hal yang berurusan dengan orang tua jika bukan anak-anak dalam film ini? Kenyataannya memang susah sekali untuk mengutarakan hal-hal yang bertentangan dengan suara orang tua. Iya atau iya? Pasti akan muncul banyak drama yang sudah bisa kita tebak siapa pemenangnya.

 

Urusan tatanan sinematik pada film ini tidak perlu diragukan lagi. Durasi dua jam sangat memanjakan mata penonton sembari menggiring mereka mengikuti cerita dengan alur yang maju-mundur.

 

Film ini bikin semakin penasaran dengan klimaks cerita yang sukses membuat penonton menebak-nebak jalannya cerita yang sedang diputar. Walaupun pada akhirnya puncak cerita ini terjawab juga dengan cerita seperti dipaksakan seadanya dan bikin sedikit kecewa.

 

Namun, tetap saja peran Awan dan kakak-kakaknya pada film ini yang sangat mewakili kerisauan seorang anak dalam kehidupan keluarga tetap tersampaikan kok. Apalagi ditambah hadirnya tokoh Kale yang bikin film ini semakin bikin geregetan. Bagi semua umat bucin Ardhito Pramono pasti agak kecewa karena pujaannya ini sukses bikin kecewa banyak kaum wanita. Kamu emang jahat, mas!

 

 

Walau begitu, sebagai warga Indonesia yang bangga sama film Indonesia, OU PINI mau salim sama Mas Angga buat @filmNKCTHI ini. Terima kasih sudah mewakili semua uneg-uneg kami sebagai anak di dalam keluarga. Ditunggu film apik selanjutnya, ya!

 

 

 

Artikel ditulis oleh Nabila Linati Fajri.

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU pini

OU pini

COVID-19: What The Big Companies Do To Help

Sudah beberapa minggu sejak krisis kesehatan COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO). Sejak itu, hampir semua kantor dan perusahaan di seluruh dunia menerapkan sistem work from home. Gimana dengan kamu? Udah hari keberapa kerja di rumah dan dihujani pekerjaan yang nggak kenal waktu dan conference call yang nggak abis-abis? Percaya deh, OU…
OU pini

Kodein Si Dia Lebih Seru Pakai Resso!

Berbagi konten yang artistik sekarang ini gampang banget. Sudah banyak aplikasi-aplikasi pendukung yang bikin konten kamu makin oke punya. Mau editing foto hingga video sekarang bisa dikerjakan oleh siapapun, termasuk kamu sendiri.   
OU pini

NKCTHI: Pesan Awan lewat Film Terbaru Angga Dwimas Sasongko

Ada kado tahun baru dari film keluarga Indonesia berupa sebuah pesawat kertas yang berisi pesan bagi masa depan. Ya, film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau disingkat NKCTHI merupakan sebuah film tentang surat yang Awan tulis khusus untuk anaknya di masa depan. Nggak hanya tentang pemikiran-pemikirannya, namun juga uneg-uneg tentang dunia kehidupan yang nano-nano…
OU pini

Konser di Jakarta Sampai Tiga Hari, Honne Ukir Sejarah

Musisi elektronik asal London, Inggris bernama Honne mengusung genre synthpop, R&B kontemporer dan dance-pop. Andy Clutterbuck dan James Hatcher membentuk Honne di tahun 2014 yang meroket berkat album berjudul Warm On A Cold Night di tahun 2016.    Menjelang akhir tahun 2019, bertempat di Livespace SCBD, Jakarta Selatan dilangsungkan konser duo Honne. Sebuah konser tur dunia…