Jakarta Sneaker Day: The Rise of Sneaker Culture

Sneakers: Benarkah Hanya Sekadar Hobi?

 

Bagi sebagian orang, kegilaan terhadap suatu barang merupakan hal yang umum terjadi. Umumnya, mengoleksi suatu barang bisa jadi suatu kepuasan tersendiri, juga reward atas kerja keras yang sudah kamu lakukan. Namun, ada juga yang memang menjadikannya sebagai hobi sehingga rela mengeluarkan budget berapapun untuk mendapatkan barang koleksinya.

 

Belum lama ini, Ou Event hadir pada salah satu event sneakers tahunan yang banyak di tunggu-tunggu, Jakarta Sneaker Day (JSD). Event yang berlokasi di Senayan City, Jakarta Selatan ini disambut antusias oleh para penggemar sneakers di segala penjuru Jabodetabek.

Acara yang berlangsung selama tiga hari tersebut mengusung tema ‘’The Rise of Sneaker Culture’’, yang mempunyai arti sebagai upaya mempersatukan berbagai macam komunitas sneakers sekaligus memperkuat kultur komunitas industri kreatif Indonesia.  Tema ini juga sebagai bentuk perkembangan sneakers di Indonesia dilihat dari beberapa label internasional yang merilis koleksi khusus, diikuti dengan pertumbuhan brand lokal yang semakin tinggi.

 

Tahun ini, JSD berkolaborasi dengan Tahilalats x Vans x KamarQ dan 30 artists lainnya. Nggak cuma itu aja, event yang berlangsung selama tiga hari tersebut juga spesial menghadirkan beberapa rangkaian acara, seperti exhibition, talkshow, sneaker custom, dan legit check (menguji keaslian sepatu).

Selain itu ada community gathering, mini bazar, garage sale, auction, tranding pit dan steal deal sale red carpet, serta hiburan musik dari Dj Mustang, Tuan Tiga Belas, Sailormoney dan masih banyak lagi.

 

Acara ini juga merilis barang eksklusif dari sneaker hingga mainan seperti Vans Era x Dope dan Dapper x JSD Special Edition yang hanya tersedia 12 pasang di dunia. Lalu ada Puma Hot Wheels, Puma RS x Toys; dan Puma Cell Endura x Blends.

 

Event ini ditutup pada hari minggu kemarin, dengan banyak suka-cita dari para sneakershead juga para tenant yang ikut serta. Semakin berubahnya jaman, suatu barang bisa menjadi sebuah kelas ekonomi seseorang yang juga memiliki nilai investasi tinggi bagi para penggemarnya.

 

Kalo kamu, team sepatu apa? Sampai Jumpa di next Event berikutnya, ya!

 

6 comments

  1. Pingback: 바카라사이트
  2. Pingback: 메이저바카라

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU pini

OU pini

COVID-19: What The Big Companies Do To Help

Sudah beberapa minggu sejak krisis kesehatan COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO). Sejak itu, hampir semua kantor dan perusahaan di seluruh dunia menerapkan sistem work from home. Gimana dengan kamu? Udah hari keberapa kerja di rumah dan dihujani pekerjaan yang nggak kenal waktu dan conference call yang nggak abis-abis? Percaya deh, OU…
OU pini

Kodein Si Dia Lebih Seru Pakai Resso!

Berbagi konten yang artistik sekarang ini gampang banget. Sudah banyak aplikasi-aplikasi pendukung yang bikin konten kamu makin oke punya. Mau editing foto hingga video sekarang bisa dikerjakan oleh siapapun, termasuk kamu sendiri.   
OU pini

NKCTHI: Pesan Awan lewat Film Terbaru Angga Dwimas Sasongko

Ada kado tahun baru dari film keluarga Indonesia berupa sebuah pesawat kertas yang berisi pesan bagi masa depan. Ya, film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau disingkat NKCTHI merupakan sebuah film tentang surat yang Awan tulis khusus untuk anaknya di masa depan. Nggak hanya tentang pemikiran-pemikirannya, namun juga uneg-uneg tentang dunia kehidupan yang nano-nano…
OU pini

Konser di Jakarta Sampai Tiga Hari, Honne Ukir Sejarah

Musisi elektronik asal London, Inggris bernama Honne mengusung genre synthpop, R&B kontemporer dan dance-pop. Andy Clutterbuck dan James Hatcher membentuk Honne di tahun 2014 yang meroket berkat album berjudul Warm On A Cold Night di tahun 2016.    Menjelang akhir tahun 2019, bertempat di Livespace SCBD, Jakarta Selatan dilangsungkan konser duo Honne. Sebuah konser tur dunia…