Jagat Sinema Bumilangit Jilid I: Terlupakan Kemudian Mendunia

“Sejarah” adalah sebuah kata dengan penuh arti yang dimiliki oleh seluruh makhluk, benda dan segala sesuatunya pastilah mempunyai sejarah yang berbeda ataupun saling berkaitan. Sebuah peristiwa akan menjadi sejarah, sejarah bisa saja diingat, terkadang terlupakan dan bahkan sejarah bisa diciptakan dan direkayasa.

 

Komikus Harya Suraminata (Hasmi) merupakan pencipta sosok superhero Gundala yang dirilis oleh Bumilangit Komik di tahun 1969. Terinspirasi dari sosok legendaris Jawa, Ki Ageng Selo dengan kekuatan dapat menangkap petir. Komik tersebut difilmkan untuk pertama kalinya di tahun 1981 dan disutradarai oleh Lilik Sudjio.

 

Selalu adanya pembaruan! Kenapa?

 

Setiap aspek membutuhkan pembaharuan dan pembaruan pasti adanya. Dengan dilakukannya pembaruan tentu ada suatu hal yang ingin diubah dan dikembangkan ke arah yang lebih baik. Aspek ekonomi, sosial, kebudayaan memerlukan pembaruan guna mengikuti dan menyesuaikan dengan arus perkembangan zaman. Dalam aspek perfilman sudah pasti ada pembaruan, mulai dari segi teknologi yang semakin canggih dan dari segi peraturan yang melindungi aspek perfilman dari perbuatan-perbuatan yang merugikan.

 

 

Apa sebenarnya Jagat Sinema Bumilangit Jilid I?

 

Jagat Sinema Bumilangit Jilid I merupakan judul besar yang menaungi beberapa film di antaranya ialah Gundala, Sri Asih, Godam dan Tira, Si Buta Dari Goa Hantu, Patriot Taruna, Mandala, Gundala Putra Petir dan Patriot. Film yang nantinya akan tayang tersebut akan dikemas dengan mengadopsi metode pembabakan Marvel Cinematic Universe di mana setiap alur ceritanya memiliki keterikatan. Film tersebut berasal dari era yang berbeda, antara lain era legenda, era jawara, era patriot dan era revolusi.

 

Film pembuka langsung mendunia!

 

Film Gundala yang ditulis dan disutradarai oleh Joko Anwar berhasil menembus festival film bergengsi dan terbesar di dunia yaitu Toronto International Film Festival (TIFF) 2019 yang berlangsung pada 5-15 September 2019. Film Gundala akan bersaing memperebutkan People’s Choice Awards yang akan diputar pada program Midnight Madness dan merupakan satu-satunya film asal Asia Tenggara. Film Gundala akan tayang di Indonesia pada 29 Agustus 2019.

 

 

Deretan aktris dan aktor yang bermain! Siapa sajakah mereka? 

 

Abimana Aryasatya sebagai Gundala

Chicco Jerikho sebagai Godam

Pevita Pearce sebagai Sri Asih

Nicholas Saputra sebagai Aquanus

Chelsea Islan sebagai Tira

Zara JKT48 sebagai Virgo

Tara Basro sebagai Merpati

Joe Taslim sebagai Mandala

Hannah Al Rashid sebagai Camar

Ario Bayu sebagai Ghani Zulham

Vanesha Prescilla sebagai Cempaka

Dian Sastrowardoyo sebagai Dewi Api

Tatjana Saphira sebagai Mustika Sang Kolektor

Bront Palarae sebagai Pengkor

Lukman Sardi sebagai Ridwan Bahri

Daniel Adnan sebagai Tanto Ginanjar

Asmara Abigail sebagai Desti Nikita

Della Dartyan sebagai Nila Umaya

Kelly Tandiono sebagai Bidadari Mata Elang

 

Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh!

 

Mungkin kunci keberhasilan film Gundala berasal dari peribahasa tersebut, sebab sebaik apa pun sutradaranya tidak bisa menciptakan sebuah karya yang bernilai tinggi jika sutradara dan pemeran tidak bersatu untuk mencapai tujuan bersama.

 

Yuk ikuti perjalanan rilisnya film-film superhero Indonesia ini! Kamu bisa cari tahu update-annya dengan follow sang sutradara, Joko Anwar, di Instagram @jokoanwar atau lebih mengenal tokoh-tokohnya di Instagram @bumilangitofficial.

 

 

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU pini

OU pini

We Are Little Zombies, Film Wajib Tonton di JFF!

Ada beberapa film Jepang yang bergenre drama di JFF. Salah satunya adalah We Are Little Zombies yang kembali ditayangkan di 14th Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) di Yogyakarta. Film ini menerima special mention di Berlin International Film Festival 2019 dan menjadi pemenang Special Jury Award for Originality di Sundance Film Festival 2019. Wow, makin penasaran ya? Simak sinopsisnya di sini yuk!…
OU pini

Bento Harassment, Film Keluarga di Japanese Film Festival 2019

Japanese Film Festival – Indonesia 2019 (JFF) akan segera dimulai nih! Pasti udah pada tahu kan kalau tanggal 7-10 November 2019 nanti JFF dimulai di Jakarta?   OU dapat kesempatan untuk ikut Press Screening di CGV Grand Indonesia hari Selasa, 5 November 2019. Film yang ditayangkan adalah Bento Harassment. Film keluarga ini sukses bikin para…
OU pini

Sinopsis 3 Film di Hari Pertama Japanese Film Festival 2019

Pasti kamu udah siap kan untuk nonton film-film seru di Japanese Film Festival – Indonesia 2019 (JFF)? Kalo masih bingung mau nonton film apa aja, yuk simak sinopsis yang udah OU siapin buat kalian sekaligus jadwal tayangnya di JFF!  
OU pini

Converse Renew Canvas: Mari Bersama Perangi Sampah Plastik!

Kehidupan dan kehancuran manusia bergantung pada kondisi alam dan lingkungan. Dengan keadaan yang terjaga dan terawat, harmonisasi akan tercipta. Hal itu pun bisa memperpanjang angka harapan hidup manusia. Sayangnya, kondisi alam dan lingkungan sedang tidak baik saat ini, rusak oleh sampah plastik yang mencemari perairan, daratan hingga udara. Keadaan ini perlu ditangani sesegera mungkin dan tidak boleh…