FESTIVAL MERAKYAT ALA SYNCHRONIZE FESTIVAL 2018

Baru-baru ini, festival musik multi-genre tahunan berkelas nasional, Synchronize Fest digelar. Selama tiga hari, tiga malam, festival ini sukses meramaikan Gambir Expo, Kemayoran Jakarta Utara. Artis-artis terfavorit dan terbaik tanah air yang datang dari dekade 70-an hingga 2000-an. Isinya kebanyakan band-band independen dan digagas oleh deMajors, salah satu label prominent di scene musik Indonesia saat ini.

 

Semua penonton festival musik ini sukses diajak berpesta, berkaroke bersama hingga berjoget ria pada enam stage yang khusus di bangun untuk genre musik yang berbeda-beda.

 

Berbeda dari tahun sebelumnya, Synchronize Fest tahun ini menghadirkan XYZ stage, dimana stage tersebut hadir untuk menampilkan genre musik yang lebih mirip dengan sebuah pesta perayaan atau selebrasi.

 

Festival kemarin juga dijadikan ajang untuk ‘riya’ bagi para musisi atau band yang hadir. Bagaimana tidak? Pada kesempatan kemarin, para musisi berlomba-lomba untuk memamerkan single juga lagu baru dari grup band kesayangan mereka. Sebut saja seperti Barasuara dengan single barunya ‘Guna Manusia’, Endank Soekamti dengan ‘Wanita’, serta grup musik Mooner yang kabarnya akan merilis album kedua mereka pada bulan November ini.

Selain itu, sejumlah nama juga mencuri perhatian. Salah satunya adalah Feast yang berhasil membuat Forest Stage penuh berisik karena penonton yang mengikuti lagu-lagu mereka. Jason Ranti yang magis juga sama. Begitu pula dengan band power pop asal Yogyakarta, Grrrl Gang.

 

Tahun ini, Synchronize Fest nampak lebih meriah. Kira-kira, apa saja yang akan hadir di Synchronize Fest tahun depan ya?

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU pini

OU pini

Kucumbu Tubuh Indahku: Tubuh Juno adalah Alam yang Terluka

Kucumbu Tubuh Indahku: A beautiful story wrapped by Javanese culture   Film garapan Garin Nugroho ini bercerita tentang Juno, seorang anak yang selalu berpindah-pindah. Juno akhirnya menemukan dirinya sendiri, yaitu tubuhnya. Melihat banyak kekerasan, duka, juga trauma, terlebih dari sang Ayah yang akhirnya harus menjauh dari keluarganya membuat Juno tidak kehilangan semangat hidup. Ia selalu…
OU pini

Sambut Perayaan Nyepi dengan Kreativitas Seni Ogoh-Ogoh

Ada perayaan tahun baru unik di Pulau Dewata setiap tahunnya, yaitu perayaan Nyepi. Berbeda dari perayaan tahun baru lainnya yang selalu disambut dengan keramaian, pada perayaan umat Hindu di Bali ini justru malah sebaliknya. Perayaan Nyepi selalu identik dengan kesunyian total, berdiam diri di rumah, tanpa ada listrik juga internet. Perayaan tersebut memang ditujukan bagi…
OU pini

Jakarta Sneaker Day: The Rise of Sneaker Culture

Sneakers: Benarkah Hanya Sekadar Hobi?   Bagi sebagian orang, kegilaan terhadap suatu barang merupakan hal yang umum terjadi. Umumnya, mengoleksi suatu barang bisa jadi suatu kepuasan tersendiri, juga reward atas kerja keras yang sudah kamu lakukan. Namun, ada juga yang memang menjadikannya sebagai hobi sehingga rela mengeluarkan budget berapapun untuk mendapatkan barang koleksinya.   Belum…
OU pini

Olahan Bakmi sebagai Simbol Panjang Umur

Makna Mie dalam Tradisi Tionghoa   Masih dalam suasana perayaan Chinese New Year, tahun ini menjadi tahun Babi Tanah pada kalender Tiongkok. Perayaan tahunan ini selalu penuh dengan doa-doa, kebahagiaan serta harapan untuk keberuntungan.   Hampir setiap tahunnya, ornamen-ornamen simbolik berwarna merah selalu menghiasi pusat perbelanjaan juga beberapa lokasi pecinan di setiap daerah. Walaupun tidak…