Di Balik Ketenangan musik Lo-fi hip hop di YouTube

Coba bayangkan momen pas hari-hari di kantor sangat melelahkan karena kerjaan yang numpuk. Belum lagi ocehan bos yang menambah ketegangan. Ingin berkeluh kesah tapi para sahabat juga sibuk dengan kegiatan mereka. Dan akhirnya berujung dengan pulang ke rumah, membuka kulkas lalu mengambil satu kaleng bir atau membuat teh hangat tanpa gula, kemudian menjatuhkan badan di kasur dan meminta Alexa si virtual assistant untuk memasang musik lo-fi hip hop di YouTube. Sambil memejamkan mata, pikiran kemudian mengalun mengikuti alunan ketukan drum minimalis, melodi synth repetitif, dan terkadang disertai dengan sampling dari dialog sebuah film–kemudian perlahan membuat diri kembali tenang.

Kegiatan di atas bisa jadi mujarab untuk menenangkan diri setelah energi dan pikiran terkuras sepanjang hari. Dan yang perlu digaris bawahi adalah pilihan musik lo-fi hip hop sebagai bala bantuan untuk mencerahkan pikiran.

 

Ya, lo-fi hip hop, sebuah micro-genre dari musik yang belakangan cukup digandrungi banyak orang di kanal YouTube. Bagi yang setiap hari membuka situs layanan streaming itu pasti cukup familiar dengan thumbnail yang kerap muncul dengan berlatarkan sebuah foto anime serta judul catchy pengundang klik seperti: “lofi hip hop radio – beats to relax/study to”. Cukup dengan satu klik saja tanpa perlu mencari-cari musik lain, alunan musik downtempo itu akan terus menemani sampai rasa damai hinggap di lubuk hati.

 

Dan sosok anonim bernama ChilledCow yang kini telah memiliki 1.900.000 subscribers di kanal YouTube digadang-gadang menjadi orang yang pertama kali mempopulerkan mixtape musik lo-fi hip hop yang menggunakan gambar anime sebagai penunjang estetika untuk mixtape live streaming yang dimainkan selama 24 jam sehari. Jadi nggak perlu heran saat sedang asyik berselancar di YouTube menemukan video-video dengan gambar anime dan memuat musik-musik menenangkan. Sebab banyak YouTuber lain yang mengikuti jejak ChilledCow.

 

Tapi apa itu lo-fi hip hop sendiri? Dan mengapa jenis musik satu ini bisa begitu digandrungi?

 

Musik lo-fi sendiri adalah sebuah jargon yang sudah ada sejak lama untuk menggambarkan musik dengan kualitas rekaman yang rendah seperti penggunaan treble yang tinggi serta banyaknya noise yang terdengar. Mudahnya, seperti mendengar suara saat sedang menelfon. Kira-kira seperti itulah kualitas rekaman yang disajikan musik lo-fi.

 

Dan untuk kehadiran lo-fi hip hop sampai sekarang masih jadi perdebatan yang seru untuk disimak. Terutama tentang siapa sosok yang paling menginspirasi dalam pembuatan music lo-fi hip hop. Di forum Reddit ada diskusi seru yang membahas asal mula kehadiran lo-fi hip hop. Dari hasil diskusi tersebut banyak yang berpendapat musisi seperti Nujabes dan J.Dilla adalah Godfathers dari musik lo-fiyang akhirnya bisa melahirkan music lo-fi hip hop saat ini. Sementara musisi seperti BSD.U, Nohidea, Eevee, hingga Jinsang adalah pionir dibalik kepopuleran lo-fi hip hop.

 

Namun melonjaknya nama lo-fi hip hop di kalangan penikmat musik tidak bisa dilepaskan dari kehadiran layanan live streaming dari YouTube.  Hal tersebut sempat disampaikan oleh Ryan Celsius, seorang DJ yang memainkan musik lo-fi hip hop dan juga memamerkan karyanya di YouTube.

 

Dalam sebuah wawancara dengan Vice, Ryan menjelaskan bagaimana dirinya beralih ke YouTube untuk memamerkan karya-karyanya setelah berurusan dengan masalah pelanggaran hak cipta di layanan streaming raksasa, Twitch. Ryan yang kini memiliki 143 ribu subscribers dalam kesempatan yang sama juga menceritakan bagaimana jenis musik seperti itu bisa banyak digandrungi.

 

Menurut Ryan, kebangkitan skena musik lo-fi hip hop atau chillhop sekalipun tidak bisa lepas dari perasaan nostalgia masa kecil saat program-program Adult Swim dan Toonami mengudara di Cartoon Network.  Di mana Adult Swim yang kerap menggunakan beat kalem nan menenangkan sebagai bumper dan Toonami yang mengenalkan kartun-kartun Jepang. Jika disimpulkan dari pernyataan DJ YouTube tersebut, musik lo-fi hip hop bisa jadi adalah perpaduan dari tayangan Adult Swim dan Toonami yang menjawab kerinduan anak-anak tahun 90-an sehingga popularitasnya kini terus meroket.

 

Di balik rasa tenang yang ditawarkan oleh musik lo-fi hip hop ternyata juga ada euforia masa lalu yang mengikuti. Pantas saja musik satu ini banyak digemari dan selalu pas untuk dijadikan teman untuk menyejukkan hati.

 

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU pini

OU pini

STRANGER THINGS 3: The Mind Flayer is back?

Trailer resmi dari series kesayangan para pengikutnya ini sudah resmi ditayangkan minggu lalu. Part demi part scene yang mengundang banyak teka-teki pun sontak memenuhi kolom komentar media sosial Netflix yang penuh antusias para penonton setia series tersebut karena sudah tidak sabar lagi untuk menunggu.   Sejak series ini dirilis, Stranger Things mampu membawa kita semua…
OU pini

Sastra Lintas Rupa: Buku Resep Masakan dengan Cita Rasa Sastra

Frasa ke II dalam Sastra Lintas Rupa tahun 2018 lalu mengajak kita untuk membaca sastra dengan mudah. Masih sama dengan sebelumnya, Frasa II ini membahas tentang frasa zine set. Frasa zine set yang mengombinasikan arsip, kuliner, sastra dan seni rupa menjadi kumpulan karya. Bukan hanya isinya saja yang menarik, namun desain zine kali ini tak…
OU pini

Uniqlo x KAWS: The Art for Young Souls of All Ages

Tanggal 3 Juni 2019 kemarin salah satu ritel pakaian kasual dari Jepang, UNIQLO mengeluarkan koleksi keempat mereka. Koleksi tahun ini berkolaborasi dengan seniman dan desainer terkenal asal Amerika Serikat, KAWS. Kolaborasi UT x KAWS mengambil figur SESAME STREET yang menggemaskan. Tidak hanya hadir dalam rupa kaos saja, kita juga bisa mendapatkan koleksi sweatshirt, boneka hingga tote…
OU pini

Keanu Reeves Kembali Beraksi di John Wick Chapter 3: Parabellum

JOHN WICK 3: PARABELLUM Film ke tiga yang diperankan Keanu Reeves,  aktor berumur 54 tahun ini sudah menduduki tangga pertama box office di Amerika. Tidak tanggung-tanggung, dalam kurun waktu tiga pekan saja sudah meraup keuntungan USD 57 juta. Di Indonesia sendiri, film John Wick Chapter 3 ini sudah tayang pada tanggal 17 Mei 2019 lalu. Kira-kira…