ANTUSIASME ANAK MUDA PADA UI/UX DESIGN

Banyaknya layanan yang terus memanjakan pengguna, ternyata berpengaruh besar pada keinginan anak muda untuk berlomba menciptakan berbagai aplikasi yang menarik. Antusiasme tersebut, dalam skala kecil, tampak jelas terlihat pada mahasiswa Program Graphic Design and New Media dari Binus Northumbria School of Design dalam workshop yang diadakan oleh Ou Magazine pada hari Jumat lalu.

 

Workshop yang diisi oleh pembicara dari Flock Company tersebut membahas seputar pentingnya belajar UI/UX design untuk membuat suatu produk menjadi lebih diminati oleh banyak khalayak, baik secara segi desain maupun fungsi dari website atau aplikasi tersebut. Di workshop tersebut, ada banyak interaksi terjadi.  

 

Lalu, apa tipe aplikasi atau website yang paling disukai?

 

Berawal dari pertanyaan tersebut, banyak mahasiswa berpartisipasi dengan mengeluarkan opini mereka tentang berbagai macam aplikasi unggulan yang ada di keseharian, seperti aplikasi transportasi online hingga berbagai macam kebutuhan kampus sendiri.

Workshopnya sendiri dikawal oleh Jeffery Nijstad dan Hendry Chou, dua orang yang dalam kesehariannya banyak berkecimpung di urusan UI/UX design. Mereka memberi pengalaman praktek dasar dari UX design yang harus dikerjakan oleh para mahasiswa tersebut dengan berkelompok. Langsung praktek, ceritanya.

 

Dari hasil workshop “MAKE A PRODUCT THAT PEOPLE WILL LOVE” tersebut, bisa dilihat banyak sekali kreativitas para mahasiswa dalam menyampaikan ide-ide mereka terkait materi yang diberikan. Ada yang menggabungkan beberapa aplikasi yang mereka suka, ada pula yang membuat suatu inovasi baru sesuai dengan tema yang diberikan.

Secara bersama-sama, mahasiswa yang hadir bisa melihat keunikan tiap aplikasi yang berguna untuk keseharian orang sekaligus mampu mengubah kebiasaan para penggunannya. Dari teknik dasar yang diberikan oleh Jeffery Nijstad dan Hendry Chou tersebut, diharapkan dapat membuka mata para mahasiswa terkait UI/UX design, baik secara kegunaan maupun cara kerjanya.

 

Selain itu, dengan adanya workshop tersebut diharapkan dapat menginspirasi para mahasiswa untuk mengembangkan teknik dasar yang dibagi oleh kedua pembicara untuk menjadi sebuah karya di masa depan. Karena, sebenar-benarnya, materi dasar UI/UX design tersebut sangat penting bagi para mahasiswa yang ingin mendalami dunia design lebih jauh.

 

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU pini

OU pini

WAKTUNYA HALUU BARENG OU CHILL

OU CHILL percaya, setiap orang pasti punya dunia imajinasinya masing-masing. Imajinasi yang cuma bisa dinikmati sendirian, dan rasanya nggak mungkin untuk di realisasikan beneran. Pasti kamu punya, kan?   Coba bayangin aja, kamu berada di satu tempat yang penuh dengan imajinasimu juga orang lain. Seperti bertemu dengan penghuni laut yang ramah banget misalnya. Buat kamu…
OU pini

OU PINI: ADMIN NETFLIX, SAHABAT NETIZEN INDONESIA, TIDAK UNTUK OPERATOR SELULER TERTENTU

Kocak, menghibur, dan dicintai banyak netizen di sosial media. Akun Netflix Indonesia dikenal dengan dengan konten-kontennya yang menarik, juga tidak henti-hentinya menghibur para netizen setianya. Semenjak tayangan perdana film Netflix Indonesia,‘’The Night Come for Us’’, promosi yang di lakukan oleh pihak Netflix Indonesia sendiri begitu gencarnya. Bahkan, konten-konten yang dibuat pun sengaja mengundang banyak komentar…
OU pini

OU PINI: MASA KECIL ALFONSO CURAÒN DI FILM TERBARUNYA, ROMA

Mendengar nama Alfonso Curaòn, tiba-tiba teringat dengan film Sci-Fi kerennya, Gravity di tahun 2013 lalu. Juga Childern of Men di tahun 2006 dengan genre serupa. Adapun film-film lainnya seperti, Y Tu Mama Tambien serta Harry Potter and Prisoner of Azkaban.   Bisa di bilang, film ROMA adalah salah satu proyek pribadi dari sang penyabet banyak medali…
OU pini

MAKERFEST 2018: #LOKALBANGET

Seperti yang OU Pini lihat di tahun 2018 ini, Indonesia lagi gencar-gencarnya mendukung para UMKM kreatif untuk berani unjuk gigi di negara sendiri. Hal ini seakan mewujudkan slogan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) juga Kementrian Perdagangan Indonesia, ‘Cintai Produk Dalam Negeri’ yang kerap digembar-gemborkan beberapa tahun belakangan ini.   Banyaknya produk lokal yang OKE BANGET saat…