Ketika CGI Mulai Masuk Ke Industri Fashion

Makin ke sini sudah pasti teknologi makin maju. Mau pesan makanan, kendaraan, beberes rumah, sampai bikin PR aja sekarang kita nggak perlu repot-repot. Berbagai perusahaan teknologi sudah berlomba-lomba menyediakan berbagai aplikasi yang dapat membantu kehidupan kita sehari-hari.

 

Segalanya yang digital ini tak pelak membuat teknologi-teknologi analog mulai tersingkirkan. Apalagi dengan adanya teknologi seperti AI, beberapa pekerjaan manusia mulai tergantikan dengan mesin.

Mulai banyak pabrik-pabrik yang mengganti buruh-buruh mereka dengan mesin yang dapat bekerja dengan jam kerja lebih lama plus  efisiensi yang lebih tinggi. Nggak cuma kalangan buruh yang khawatir dengan teknologi yang makin maju, kini Teknik CGI yang makin maju juga bikin teman-teman kita yang berprofesi sebagai model khawatir.

 

Baru-baru ini rumah mode Balmain asal Perancis memamerkan koleksi Pre-Fall 2018 mereka dengan Supermodel Digital.

 

Fotografer Cameron-James Wilson asal Inggris ditunjuk untuk menciptakan Balmain Army virtual. Wilson yang sempat terkenal dengan supermodel CGI paling pertama di dunia, bernama Shudu, menciptakan dua supermodel CGI lainnya, yaitu Margot dan Xhi. Bareng Shudu, mereka bertiga jadi wajah baru Balmain.

Dalam siaran pers-nya rumah mode ini mengatakan kalau perayaan inklusivitas adalah tujuan mereka.

 

Langkah yang diambil oleh Balmain ini justru sempat mendapat pertentangan dari kalangan model lainnya. Karenadinilai nggak mendukung model-model dari kalangan non-kulit putih untuk ikutan sukses di Industri. Padahal kalau ngomongin inklusivitas, banyak banget model-model non-kulit putih yang tengah meniti karir.

 

Kalau menurut kamu sendiri gimana, setuju nggak kalau model CGI dijadikan representasi dalam industri fashion? Menarik ya, teknologi bisa punya intervensi sejauh ini?

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Look

OU Look

Ketika CGI Mulai Masuk Ke Industri Fashion

Makin ke sini sudah pasti teknologi makin maju. Mau pesan makanan, kendaraan, beberes rumah, sampai bikin PR aja sekarang kita nggak perlu repot-repot. Berbagai perusahaan teknologi sudah berlomba-lomba menyediakan berbagai aplikasi yang dapat membantu kehidupan kita sehari-hari.   Segalanya yang digital ini tak pelak membuat teknologi-teknologi analog mulai tersingkirkan. Apalagi dengan adanya teknologi seperti AI,…
OU Look

@FATCOMPANY.JKT, SAJIAN INSPIRASI FASHION LOKAL YANG OKE PUNYA

Pernah bingung menentukan baju ketika ingin keluar rumah? Pilihan ada banyak, tapi yang cocok di hati yang mana, itu yang sulit. Kejadian macam ini emang sering kali terjadi di sekitar kita, bahkan hampir setiap hari. Nah kalo udah kaya gitu, mungkin kalian butuh refrensi fashun baru.   Nah, kebetulan nih Ou Cool baru aja tengok…
OU Look

KAY: Tampil Ciamik dengan Upcycled Denim yang Eksentrik!

Conversation Starter bisa jadi kata yang sangat tepat untuk mendeskripsian desain-desain label yang satu ini!   Berawal diskusi random antara tiga sahabat Arsya, Vidy dan Rianda yang pingin banget membuat sesuatu yang seru, tapi pingin banget nggak kena repot, akhirnya lahirlah KAY.   “Tadinya mau ikut tren monokrom atau fashion trend lainnya, kalau misalnya clothing…
OU Look

Petang Hari : Fesyen Kain Tenun Emang Nggak Ada Matinya

OU Look nggak pernah bosen ngebahas seputar fesyen yang unik dan menarik.   Bicara tentang fesyen, kain tenun memang nggak ada matinya. Kain yang terkenal dengan motif unik dengan proses pembuatan yang panjang membuat kain tenun selalu punya ceritanya sendiri. Nggak hanya digunakan sebagai acara formal saja, sekarang kain tenun sudah bertransformasi sebagai tren fesyen…