@FATCOMPANY.JKT, SAJIAN INSPIRASI FASHION LOKAL YANG OKE PUNYA

Pernah bingung menentukan baju ketika ingin keluar rumah? Pilihan ada banyak, tapi yang cocok di hati yang mana, itu yang sulit. Kejadian macam ini emang sering kali terjadi di sekitar kita, bahkan hampir setiap hari. Nah kalo udah kaya gitu, mungkin kalian butuh refrensi fashun baru.

 

Nah, kebetulan nih Ou Cool baru aja tengok laman Instagram fashun lokal yang artsy dan sangat menginspirasi. Namanya @fatcompany.jkt. Brand yang baru berdiri selama dua tahun ini usut punya usut sangat mengedepankan kenyamanan bagi penggunanya, yang bikin setiap pemakai brand ini tuh jadi ‘’aku banget’’. Keren ya?

 

Brand ini didirikan oleh tiga orang teman: Ken Zefanya, Marishka Soekarna dan Nastasha Abigail. Idenya lahir karena ketika nongkrong bersama. Mereka bertiga hobi menggunakan pakaian dengan model loose, karena itu paling nyaman.

 

Sejak saat itu, mereka mulai serius untuk menggarap @fatcompany.jkt yang berpegang teguh pada kenyamanan yang dapat digunakan oleh siapa saja, ukuran tubuh berapa saja, juga keunikan yang lahir dari ide-ide liar mereka bertiga. Menurut cerita yang Ou dapat, awalnya mereka berangkat dari konsep kimono dan apron karena pada dasarnya senang dengan karakter bentuknya. Mulai dari situlah mereka mengeksplorasi juga melakuakn modifikasi design-design baru untuk @fatcompany.jkt.

 

Tidak ada patokan khusus untuk menentukan ide-ide yang akan digunakan karena menurut mereka, sebuah ide tidak dapat dibatasi, biarkan saja ide-ide tersebut mengalir apa adanya. Yang penting hasilnya harus nyaman digunakan. Geng perempuan-perempuan ini bukannya nggak punya tantangan besar lho! Jangan salah, justru tantangan yang bikin mereka makin greget untuk terus kreatif dan belajar adalah menentukan bahan yang nyaman dan unik untuk diproduksi. Merekapun tidak menutup kesempatan untuk berkolaborasi dengan siapapun.

 

Orang-orang ini punya beberapa tips nih untuk kalian yang baru mau mulai sesuatu, seperti harus berani dan rajin datang ke tempat-tempat baru karena itu adalah kunci. Lalu mencari tahu lebih banyak mengenai bahan-bahan, berani menghadapi trial and error karena itu wajar, rajin mengeksplor bakat diri serta tidak meniru karya orang lain. Beda loh yaa antara terinspirasi dan meniru itu.

 

Last but not least nih, kabarnya mereka lagi nyiapin pakaian untuk ibu dan anak gitu, juga bakal buat tas kulit dan terpal juga lho! Wah, cuss cek langsung aja di laman instagramnya @fatcompany.jkt .

 

12 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Look

OU Look

TAGS Indonesia: Dari Farmasi lalu Bertransformasi

“Ini bukan tentang ide. Ini tentang membuat ide menjadi kenyataan.”   Sebuah kutipan sederhana namun penuh makna yang mudah diingat tapi kadang sulit untuk menerapkannya. Kutipan ini jika diterapkan niscaya akan membawamu menggapai keberhasilan. TAGS (Tempo Scan Apparel & Goods Store) Indonesia adalah contoh yang akan memberikanmu gambaran betapa besarnya kekuatan sebuah ide. Siapa sih yang…
OU Look

Swallow Footwear: Semakin Nyaman dan Stylish!

OU Look kali ini akan membahas tentang sandal yang udah familiar banget buat kita semua. Siapa sih yang nggak tahu sandal jepit Swallow? Bukan cuma karena kita sering menemukannya di pintu masuk masjid atau mushola, sandal jepit ini udah go international lho! Artis-artis Korea aja pake sandal karya anak bangsa ini. Sandal jepit klasiknya memang sempet viral dua tahun lalu…
OU Look

Laut Kita: An Exhibition by Sejauh Mata Memandang

Setelah sebelumnya OU membahas pameran Sejauh Mata Memandang (SMM) tentang Timun Mas, kali ini OU berkunjung ke pameran SMM lainnya. Kali ini SMM mengadakan pameran dan instalasi seni inspiratif bertajuk Laut Kita. Pameran ini ingin menunjukkan bahayanya pencemaran lingkungan di Bumi, terutama di laut.  
OU Look

INA WATCH: Style Your Pretty Wrist with A Touch of Indonesia

What’s INA WATCH? Berawal dari kegiatan untuk mengisi waktu luangnya saat mengerjakan skripsi, INA WATCH, jam tangan handmade ini akhirnya lahir. Berkat kakaknya, Lisa akhirnya terinspirasi oleh sang kakak yang juga menggeluti di bidang yang sama. Setelah mantap sharing ilmu dengan sang kakak, Lisa akhirnya memutuskan untuk membuat jam kayu untuk perempuan. Ia mengkombinasikan dengan strap yang…