Perkaya Wawasan dan Inspirasi di Pameran Xu Bing: Thought and Method

Mungkin sudah banyak yang tahu ya kalau Tiongkok adalah negara dengan peradaban tertua di Asia Timur. Selain kaya akan kebudayaan dan sejarah, sejumlah penemuan juga berasal dari Tiongkok, seperti kertas, kompas, dan bubuk mesiu. Kebahagiaan datang menghunjam Tiongkok pada tahun 1955 sebab Xu Bing, sang perupa ternama, lahir.

 

Mengenal Xu Bing Lebih Jauh Yuk!

 

Perjalanan Xu Bing menjadi seorang perupa ternama berawal ketika ia menyelesaikan studi di Central Academy of Fine Arts (CAFA) pada 1977 dan berhasil memperoleh gelar Bachelor of Arts pada 1981, serta Master of Fine Arts pada 1987. Dunia seni internasional mulai mengakuinya di akhir tahun 1980-an melalui karya yang berjudul Book From the Sky (1987-1991).

 

Xu Bing mengatakan, “Di mana ada kehidupan, di situ ada permasalahan. Di mana ada permasalahan, di sana ada seni.” Ujaran yang terucap memotivasi pembaca untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Menjejaki seni grafis sebagai pondasi awal, kini Xu Bing telah menjelajah seni gambar, seni instalasi dan film dalam berkarya. Selain memelajari konsep dan praktik berkarya yang luas, ia juga mengeksplorasi wawasan tentang kebudayaan lokal, bahasa, dan sistem pengetahuan tradisional. Bahkan ia melakukan investigasi tentang kontak persilangan budaya dan globalisasi tahun 1990-an dan pengamatan mengenai teknologi dan modernitas abad ke-21. Saat ini Xu Bing merupakan seorang profesor dan Direktur Komite Akademik, serta pernah berkarier sebagai wakil presiden di CAFA.

 

 

Pameran Retrospektif di Museum MACAN

 

Pameran menjadi sebuah kebanggaan dan apresiasi tersendiri bagi seorang perupa karena dapat membukakan jendela dunia untuk karyanya agar dapat dinikmati dan dirasakan oleh semua orang di penjuru dunia. Xu Bing: Thought and Method adalah sebuah pameran retrospektif yang bertempat di Museum MACAN (The Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara) di bilangan Jakarta Barat. Pameran retrospektif adalah sebuah pameran yang memamerkan karya sang perupa yang mencerminkan kisah perjalanannya. Pameran Xu Bing: Thought and Method menghadirkan karya dan proyek penting miliknya selama lebih dari empat dekade.

 

 

Karya dan Proyek Apa Saja yang Ditampilkan di Sana? 

 

Book From the Sky (1987-1991); karya instalasi terdiri dari ribuan juta aksara Tionghoa berjenis huruf bergaya Song yang sudah terstandarisasi oleh perajin di masa dinasti Ming (1368-1644) di Tiongkok. Karya ini dibentuk seakan-akan mengisahkan lembaran kertas yang dihamparkan menuruni langit dengan keindahan yang begitu kompleks untuk digambarkan.

 

Honor and Splendor (2004); sebuah karya hasil dari mereplika karakteristik kulit harimau yang dibuat seperti karpet berukuran 40 kaki menggunakan tembakau rokok berjumlah 660.000 batang. Dikerjakan pada 2001 dan selesai pada 2004 di Amerika Serikat sebagai bagian dari eksplorasi akan sejarah sosial dan ekonomi yang berhubungan dengan tembakau. Tembakau dijadikan bahan eksplorasi untuk material dan subjek karya dalam menyampaikan permasalahan mulai dari perdagangan global dan eksploitasi hingga ironi pada iklan yang mempromosikan kandungan zat berbahayanya.

 

Karya terbaru dan yang pertama di ranah perfilman berjudul Dragonfly Eyes (2017) menjadi bagian dari pameran dan disutradarai langsung oleh Xu Bing. Film yang tercipta dari hasil rekaman kamera-kamera pengawas (CCTV) yang disiarkan secara online. Proyek ini dimulai tahun 2015 dengan amunisi mencapai 10.000 jam rekaman kamera pengintai dengan menambahkan kisah hasil ciptaan pribadi agar menjadi sebuah cerita.

 

Ini baru sebagian! Masih ada yang lain, seperti Square Word Calligraphy (1994-2019), A Case Study of Transference (1994), dan Book From the Ground Studio (2003-2019) yang pastinya membuat kamu tertegun kagum.

 

 

Buat kamu yang lagi cari referensi, kesejukan dan hal positif tentang seni modern dan kontemporer wajib dateng ke Museum MACAN sekarang juga! Pameran ini sudah bisa kamu hadiri mulai dari sekarang dan berakhir pada 12 Januari 2020. Dengan mengunjungi pameran tersebut sama halnya seperti mengembangkan pikiran kita agar tetap berdaya cipta dan penuh akan inspirasi imajinatif.

 

Akses informasi lengkap melalui; www.museummacan.org dan Instagram @museummacan

 

4 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

A Short Getaway with NUVANTARA

“Hakuna Matata! What a wonderful phrase Hakuna Matata! Ain’t no passing craze It means no worries For the rest of your days It’s our problem-free philosophy Hakuna Matata!”   That song really represents our free-spirited soul, don’t you agree? OU get that most of us often crave new fun ways to spend our spare time.…
OU Cool

Perkaya Wawasan dan Inspirasi di Pameran Xu Bing: Thought and Method

Mungkin sudah banyak yang tahu ya kalau Tiongkok adalah negara dengan peradaban tertua di Asia Timur. Selain kaya akan kebudayaan dan sejarah, sejumlah penemuan juga berasal dari Tiongkok, seperti kertas, kompas, dan bubuk mesiu. Kebahagiaan datang menghunjam Tiongkok pada tahun 1955 sebab Xu Bing, sang perupa ternama, lahir.
OU Cool

@rainbow_capsule: Seni Underground Telah Muncul di Permukaan

Pernah nggak sih kamu melakukan hal yang berbeda di saat kebanyakan teman-temanmu melakukan hal-hal yang sedang tren? OU COOL punya kisah menarik yang menceritakan hal tersebut dan khusus disampaikan buatmu lho. Jadi pastikan kamu membacanya dengan saksama, agar dapat memahami dan belajar dari kisah tersebut.   Di awal cerita, OU COOL akan memperkenalkan kamu dengan…
OU Cool

Kolaborasi @komikfaktap & Gojek: Kecerdikan Anak Bangsa yang Menginspirasi 

Kamu pernah nggak sih waktu lagi jalan-jalan santai trus tiba-tiba sandal jepitmu putus? Wah, disaster! Hmm… Apa sih yang bakal kamu lakuin? Kamu buang? Tau nggak sih, sebenernya ada caranya lho supaya bisa kamu pakai lagi.   Atau… pernah nggak terlintas dalam benakmu untuk mengolah barang bekas jadi lebih bermanfaat? Misalnya menyulap tempat menyimpan DVD yang…