Meet WITCHKANA A.K.A Wickana Laksmi Dewi!

A Girl and Her Wild Mysterious Mind

 

Wickana adalah seniman visual yang suka membuat gambar surreal dan metaforik. Kegemarannya menggambar sudah melekat pada dirinya sejak ia kecil. Crayon dan buku gambar sudah bagaikan teman akrab baginya. Semua inspirasi menggambarnya bermula dari Anime Jepang dan komik pada tahun 90an.

Image courtesy of Instagram @witchkana

 

Hingga akhirnya ia meniru gaya gambar komik jepang seperti Sailormoon, Magic Night dan lainnya. Kegemarannya tersebut kemudian membawanya hingga menjadi seorang yang suka mengarang cerita dan membuat karakternya sendiri.

Masa kuliah mengenalkan Wickana pada gaya surrealism. Dalam akun Instagramnya yang bernama Witchkana, ia memperlihatkan karyanya sangat misterius dan terkesan horror. Hal tersebut diakuinya muncul setelah melihat karya Salvador Dali dan Mark Ryden yang misterius, sarat makna dan simbol yang ada telah menyihir dirinya. Konsep tersebutlah yang membawa Wickana pada akhirnya membentuk gaya ilustrasi yang seperti sekarang ini.

 

Inspirasinya dalam berkarya saat ini kebanyakan dari pengalamannya pribadi dan curahan hati dari kejadian yang dialaminya sehari-hari. Selain itu, seniman ini terinsipirasi dengan foto-foto vintage tahun 1800an, folktales dan film-film horor.

Selain kegemarannya dalam menggambar, Wickana juga membuat beberapa produk untuk dijual dengan desain unik seperti necklace, brooch, postcard, artprint, sticker, dan paperdoll kit yang hingga saat ini sudah banyak yang membeli untuk dikoleksi.

Mulai publikasi karya pribadi

Wickana pertama kali mempublikasi karya-karyanya saat mengikuti acara art market tahun 2012. Dalam acara tersebut, Wickana mengakui bahwa karya-karyanya mendapat apresiasi yang baik, meskipun kecil namun sangat berarti untuknya. Pengalaman tersebut membuatnya lebih percaya diri dan semangat untuk berkarya dan membagikannya melalui beberapa platform seperti media sosial dan pameran.

Good mood is a must!

Mood yang buruk adalah kendala terbesar bagi Wickana dalam berkarya. Nahhh, jika sudah begitu Wickana sering mengatasinya dengan rehat sejenak, menonton film, atau browsing internet sambil mencari inspirasi.

Setiap karya selalu punya cerita bagi Wickana. Namun, ada karya yang paling berkesan baginya, yaitu 12 O’Clock, yang menceritakan tentang rasa ketakutannya yang sering muncul menjelang ulang tahun. Wickana selalu merasa jika hari ulang tahun selalu identik dengan kematian.

“Biasanya hari ulang tahun dirayakan dengan pesta, kue dan berbagai macam hadiah, penuh sukacita. Tapi untuk saya hari ulang tahun adalah hari dimana bertambahnya usia dan juga berkurangnya waktu kita untuk hidup, dengan kata lain hari dimana kita semakin dekat dengan kematian.”

OU-info ni guys, pada tahun ini Wickana sedang melakukan projek dengan musisi, lho! Masih dalam tahap brainstorm ide, katanya. Lebaran ini juga ada kejutan seru dari Wickana yang berkolaborasi dengan penulis buku. Sukses terus, kak. OU tunggu info selanjutnya ya!

15 comments

  1. Pingback: URL
  2. Pingback: pirate show lego
  3. Pingback: istanbul escort
  4. Pingback: 먹튀사이트
  5. Pingback: Buy iota online
  6. Pingback: Togelsumo
  7. Pingback: mengenal idn play
  8. Pingback: 바카라사이트
  9. Pingback: treeservicetn.com
  10. Pingback: empire market url

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

Super Art Fest 2019: Do Pop, Go Global

SUPER ART FEST 2019   Super Art Fest 2019 itu salah satu platform untuk mendorong perkembangan kemunculan perupa-perupa muda di Indonesia. Dengan adanya Super Art Fest 2019 memberikan keuntungan dan kemudahan bagi para perupa-perupa muda. Terutama perupa muda yang masih ga tau nih cara mengakses masuk ke lingkungan seni secara khusus kaya apa, tapi tertarik…
OU Cool

Malikas: Full of Expression with Patterns

Pattern Menurut Malikas a.k.a Labib A Falahi   Ilustrasi yang dominan dengan pattern memiliki arti tersendiri. Menurut Malikas alias Labib A Falahi, setiap pattern punya ciri khasnya masing-masing. Meskipun terkadang terdapat visual yang simple namun bisa saja memiliki arti tersendiri atau sebuah bentuk ekspresi. Pattern yang digunakan pun didapatkannya dari inspirasi yang tak terduga. Bahkan bisa didapatkan dari lingkungan di…
OU Cool

Nemonic Design: The Beauty Of Passionate Pattern

Memiliki background textile designer, Nemonic dilahirkan dari dua tangan anak muda. Mereka bernama Inas Nabilla dan Aghnat Baizura yang mulai mengenal teknik marbling sejak awal tahun 2014. Hal ini dikarenakan marbling memberikan visual one of a kind yang menarik.   Dari sana kemudian diputuskan untuk fokus bereksplorasi dengan teknik marbling, meskipun awal pencobaan mereka masih…
OU Cool

NUS SALOMO SOLO EXHIBITION : WING THINGS

Pada tanggal 20 Mei-14 Juni 2019 kemarin di Gedung A Galeri Nasional Indonesia, solo exhibition karya Nus Salomo berjudul ‘WING THINGS’ dipamerkan. Wing Things merupakan pilihan Nus Salomo untuk menemukan dan menyatakan bahasa yang mampu menyimbolkan keadaan manusia saat ini. Nus memilih menunjukkan kemungkinan seseorang untuk ‘terbang’ dan memandang dari atas persoalan. Pilihan ni tak hanya akan…