Video Battle: Eksplorasi Seni Video

Video Battle adalah sebuah platform seni yang dibentuk oleh beberapa anggota dari kolektif Ruang Mes 56 di tahun 2004, diantaranya adalah Wimo Ambala Bayang dan Wok The Rock.

Karena keinginan mereka untuk membagikan karya seni video kepada masyarakat luas dan tidak hanya kepada orang-orang yang sudah berada dalam ranah seni, maka lahirlah Video Battle.

Meski sempat berhenti di tahun 2007, Video Battle dihidupkan kembali oleh Bayu Pratama dan Arief Budiman di awal tahun 2017. Bayu dan Arief memilih untuk menghidupkan kembali Video Battle tak hanya karena latar belakang mereka yang sering berkarya lewat video, namun lebih kepada keinginan mereka untuk menyalurkan hasil karya sesama seniman yang bermain dengan video dan sekitarnya.

Tidak hanya menampilkan video-video yang dibuat oleh para pendahulu Video Battle atau yang Bayu dan Arief buat, mereka juga suka mengadakan open submission untuk setiap kompilasi yang terbuka untuk umum. Setiap kompilasi terdiri dari 8 video yang akan mereka pilih untuk diliris dalam bentuk DVD dan dijual dengan harga yang terjangkau, tak lupa ditutup dengan diadakan screening.

Tema video yang bisa disubmit ke Video Battle juga bebas. Jadi untuk kalian yang suka membuat karya video dan tertarik untuk masuk dalam kompilasi Video Battle berikutnya bisa mulai mendaftarkan atau mengumpulkan karya mulai dari sekarang.

Kompilasi video dari Video Battle juga dapat kalian tonton di account YouTube mereka. Sesuai dengan namanya, kompilasi video yang di unggah di account YouTube Video Battle di buat seolah-olah semua video dari partisipan sedang mengikuti “battle” beneran. Setiap episode diubah layaknya ronde pertandingan dan dalam satu kompilasi video ada beberapa klip dari orang2 berbeda yang telah mengumpulkan video. Tetapi kualitas video yang mereka upload di account YouTube mereka hanya 360p dan tidak ada versi HD atau High Definition. Jika ingin menonton videonya dengan kualitas yang terbaik, penonton dapat membeli DVD mereka.

Video Battle juga memiliki account instagram @video.battle yang kalian bisa lihat ketika butuh hiburan atau sedang bosan, karena isi video yang mereka repost cukup menarik dan menghibur. Video-video yang terdapat di instagram mereka memperlihatkan animo masyarakat kebanyakan yang suka dengan video yang menghibur. Ada juga beberapa video yang lucu tetapi tetap representatif seperti video Li Binyuan yang bercerita tentang pengalaman Li saat Ia terjebak banjir yang terjadi di lingkungan tinggalnya di Hunan, China.

Selain itu, Video Battle juga suka membuat proyek inisiatif ataupun kolaborasi. Seperti pertengahan November lalu, Video Battle berkolaborasi dengan Sekutu Imajiner untuk membuat proyek video instalasi, musik dan VJ Battle yang dinamai “Intersekuens Arena”, acara tersebut berlangsung di Kedai Kebun Forum, Yogyakarta.

Untuk kedepannya Video Battle berencana untuk membuat kompilasi mengenai video musik. Jika kalian penasaran atau tertarik untuk bergabung, bisa terus pantengin Instagram dan YouTube mereka untuk info lebih lanjut.

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

Tentang Perempuan Berhati Intan

Aku perempuan Dia pun perempuan Mereka juga perempuan Tapi tidak, tapi tidak Kita beda, tidak sama Fisik, fisik yang selalu mengelitik Lalu, apakah semua perempuan harus sama? Apa bedanya dengan manekin di luar sana? Memang benar kata orang, sudah banyak paras ayu nan rupawan. Namun sayang, hati dan pikiran yang baik, masih jarang ditemukan.  
OU Cool

Jelly Playground: Arena Bermain Pecinta Analog

Kali ini, OU berkesempatan untuk ngobrol-ngobrol dengan Renaldy Fernando Kusuma, cowok kece di balik Jelly Playground. Buat teman-teman penggemar kamera analog pasti udah nggak asing dengan Renaldy atau yang lebih sering disapa Enad.   Enad cerita kalau ketertarikannya dengan kamera analog mulai di tahun 2008 akhir, waktu itu lomography camera lagi hype banget, dan sudah…
OU Cool

Menyimak Travelogue Motulz dalam Sketsa

Kalau pernah mengintip akun Instagram @motulz pasti sudah tidak asing lagi dengan sketch yang memenuhi feed-nya. Mulai dari supir taksi yang tengah mengemudi, bapak-bapak yang sedang bercengkrama, tempat hangout, bangunan-bangunan cantik, suasana di depan pertokoan, sampai pemukiman padat.   Pekerjaannya sebagai Digital Creative Consultant membuatnya sering jalan-jalan. Ini pun dijadikan kesempatan untuk membuat travelogue atau…
OU Cool

Karena Eksplorasi adalah Kunci

Resatio Adi Putra emang lebih dikenal sebagai seniman dan desainer grafis. Tapi kalau belakangan ini sempat cek feed Instagramnya,  kayanya ada yang berubah ya. Dari yang tadinya upload karya-karya berupa kolase, sekarang lebih banyak dihiasi dengan fotografi minimalis. Atau jangan-jangan, Resatio sekarang mau shifting ke fotografi?