TERBENTUR, TERBENTUR, TERBENTUK ALA KBBI OAO

Pernah dengar belum kelompok belajar ngiklan? Ha? Ngiklan emang ada tempat belajarnya? Ada dong! Bukan sekolah lho yaaa, bukan. Kebetulan kemarin Ou Cool sempat main ke kelompok belajar bikin iklan ini di Jogja ini. Namanya OAO atau Otak Atik Otak.

 

Usut punya usut, kelompok ini ternyata sudah 6 tahun berdiri, guys, dan mayoritas anggotanya memang mahasiswa. Walaupun bersifat umum dan ada pula yang non mahasiswa, namun kalian akan bertemu banyak mahaiswa dari beragam kampus di Jogja pada kelompok tersebut.

 

 

Kelompok belajar ngiklan ini punya markas besar di daerah Sewon, Bantul yaitu rumah dari salah satu mentor OAO sendiri. Tidak ada kreteria khusus untuk dapat bergabung dengan KBBI OAO, cukup niat, waktu, dan mau usaha saja. Tidak heran jika seleksi alam sangat terasa pada kelompok belajar ini, dan anak-anak yang bertahan hingga akhirlah prajurit OAO sesungguhya. Mereka belajar semua hal dari iklan cetak, tvc, hingga radio. Dimulai dari proses pembuatan ide hingga produksi di ajarkan langsung pada kelompok belajar ini.

 

 

KBBI OAO ini sebenarnya adalah kelompok belajar non profit lho! Iya, jadi OAO ini memang dibuat oleh Dedi Rokkinvisual dan Erwan Sudiwijaya sebagai sarana belajar iklan untuk memperbaiki kualitas pendidikan kreatif khususnya komunikasi pemasaran di Yogyakarta pada tahun 2005. 7 tahun kemudian akhirnya OAO lahir dengan beranggotakan dari mahasiswa komunikasi UMY saja.

 

 

Namun, berkat kegigihan mereka dalam belajar mencari ide, akhirnya mereka dapat meraih berbagai penghargaan di ajang kompetisi kreatif tingkat mahasiswa maupun tingkat nasional seperti Pinasthika dan Citra Pariwara hingga akhirnya mulai banyak orang yang dating untuk ikut belajar bersama OAO tanpa harus membayar.

 

 

Melhat antusias banyaknya orang untuk bergabung dengan OAO setiap tahunnya, saat ini OAO sedang membangun mimpi untuk mempunyai alat produksi sendiri demi menuju OAO yang lebih berkualitas di masa depan, yaitu dengan mengajak kolaborasi masyarakat mewujudkan mimpi OAO. Mereka membuat seperangkat boxset berisi merchandaise sebagai bentuk kolaborasinya. Wah, salut sama anak-anak ini yang giat mewujudkan mimpinya!

 

 

Semua karya juga kegiatan OAO bisa di akses di chanel YouTube, website juga Instagram OAO sendiri yaitu @oao_daily. Ingin belajar ngiklan bareng OAO juga? Yuk, main-main ke Jogja.

 

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

EKSISTENSI TOKO MUSIK ‘KEEP-KEEP’

Toko musik masih menjadi rumah bagi para penikmatnya. Di antara banyaknya platform musik digital yang tumbuh subur sekarang ini, ternyata masih banyak toko musik yang dapat kita jumpai di beberapa kota, seperti ‘’Keep-keep’’ di Bandung dan ‘’Podomoro’’ di Yogyakarta . Toko-toko tersebut tidak banyak berubah, masih sebagai gudang inspirasi bagi para pelanggannya. Tidak lupa juga sebagai ajang temu kangen…
OU Cool

OU COOL: THE MAN BEHIND #MADEWITHSTORIES

Siapa yang tidak tahu Instagram? Platform yang hampir digunakan semua umat ini banyak sekali membawa perubahan. Tidak jarang juga yang akhirnya menemukan ‘’dirinya’’ pada platform tersebut. Sebut saja para influencer juga para pebisnis-pebisnis maya yang sering kita temui.     Bagi kamu yang sering main Instagram, rasanya ada nilai plus tersendiri jika konten yang kita…
OU Cool

OU COOL: CHOO-CHOO, SOBAT BAIK DARI KERETA COMMUTER LINE

Choo-Choo, buku ilustrasi bergambar yang berisi cerita seekor anjing dan rubah ini ikut meramaikan dunia buku ilustrasi Indonesia. Sama seperti Naela Ali, Lala Bohang, dan Marchella FP, kini Citra Marina ikut mendobrak semangat membaca masyarakat Indonesia lewat karya-karya mereka yang serupa tersebut. Choo-Choo, bikinan Citra ini bisa dibilang sebuah refleksi diri seorang Citra selama ia…
OU Cool

SURVIVE GARAGE: NGGAK CUMA ARTSPACE TAPI JUGA ACTSPACE

Survive! Garage adalah sebuah artspace yang nyempil di antara rumah warga. Tempat ini patut buat disinggahi kalo ada waktu luang di Jogja. Rumah dengan mural warna-warni ini seklias nampak seperti rumah biasa. Namun, jika sudah masuk ke dalam artspace tersebut, ruangan-ruangan yang ada di dalamnya tampak seperti studio pribadi, dengan banyak karya terpajang di kanan…