SURVIVE GARAGE: NGGAK CUMA ARTSPACE TAPI JUGA ACTSPACE

Survive! Garage

Sebuah artspace yang nyempil di antara rumah warga. Tempat ini patut buat disinggahi kalo ada waktu luang di Jogja. Rumah dengan mural warna-warni ini seklias nampak seperti rumah biasa. Namun, jika sudah masuk ke dalam artspace tersebut, ruangan-ruangan yang ada di dalamnya tampak seperti studio pribadi, dengan banyak karya terpajang di kanan dan kiri.

 

Siapa saja boleh berkunjung dan belajar di artspace ini. Orang-orangnya ramah, bahkan tidak heran jika banyak orang asing yang berulang kali datang untuk belajar, ataupun sekedar mampir saja. Artspace ini juga menerima mahasiswa magang (program seni khususnya) selama 3 bulan. Jadi bisa belajar banyak dari para pelaku seni yang ada di artspace ini.

Dari depan, kita sudah disambut oleh art shop, yang menjual karya dari anak-anak Survive! Garage sendiri. Ada banyak karya, tergantung stok persediaan, dari kaos, enamel pin, patch, buku, sabun alami, buku mewarnai, lukisan, sticker, dan lainnya. Lanjut masuk ke ruang tengah, terdapat ruang pajang karya, juga ada studio tattoo tersendiri.

 

Masih di ruang tengah, ada juga tempat nongkrong yang sangat nyaman sekali. Bahkan, tempat nongkrong di situ sangat pas untuk melepas penat seharian bekerja atau sekedar mencari inpirasi sambil menunggu gelap.  Banyak seniman asing yang gilir berganti untuk belajar di artspace ini. tidak hanya belajar juga, ada pula yang mengadakan pameran juga workshop di tempat tersebut. Siapa saja boleh belajar di Survive! Garage ini, dari seni cukil, batik, gambar, lukis, dan lainnya.

 

Survive! Garage ini juga punya program khusus buat anak-anak yang sering diikuti oleh anak-anak dari sekitar artspace tersebut, namanya program Uyel-Uyelan. Program ini mengajarkan banyak hal terkait seni kepada anak-anak sekitar dari hari Senin-Kamis, yang dimentori langsung oleh anggota survive yang sedang ada di galeri. Biasanya mereka membuat gambar juga lagu bersama. Untuk alat-alat gambar, mereka membawa sendiri dari rumah, dan karya-karya dari anak-anak tersebut biasanya akan dipentaskan pada saat-saat tertentu.

Survive! Garage ini didirikan oleh Bayu Widodo, seorang pekerja seni yang dikenal sering membuat karya-karya visual untuk mengkritik masalah politik, sosial, dan lingkungan. Dia telah memamerkan karya-karyanya secara luas di Indonesia dan sejumlah negara di luar negeri. Adanya artspace ini untuk mengaktifkan forum alternatif bagi seniman yang berada di luar budaya seni mainstream, dan menyediakan basis komunitas sebagai tempat para seniman agar dapat saling terhubung.

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

Mirfak Prabowo: Rocking Art in Various Mediums

Selain bassist pada band rock Sigmun, Mirfak Prabowo, pria kelahiran Jakarta 6 April 1989 ini dikenal juga sebagai visual artist. Seniman yang satu ini sangat aktif berkarya dalam berbagai medium. Mirfak sempat melakukan pameran lukisan tunggalnya yang bertajuk “SANCTUM” di tahun 2013. Kegemarannya dalam bidang seni ini sudah ia rasakan sejak masih kecil. Kegemarannya dalam menggambar di usia muda membuatnya…
OU Cool

Meet WITCHKANA A.K.A Wickana Laksmi Dewi!

A Girl and Her Wild Mysterious Mind   Wickana adalah seniman visual yang suka membuat gambar surreal dan metaforik. Kegemarannya menggambar sudah melekat pada dirinya sejak ia kecil. Crayon dan buku gambar sudah bagaikan teman akrab baginya. Semua inspirasi menggambarnya bermula dari Anime Jepang dan komik pada tahun 90an.  
OU Cool

Nicholas F. Chandrawienata: Dare To Be A Tattoo Artist? Why Not?

Cerita Nicholas Seputar Dunia Tattoo   Menjadi seorang illustrator mandiri yang penuh dengan inspirasi tidak membuat Nicholas F. Chandrawienata nyaman di situ saja. Coloring book for adult, juga berbagai karya lainnya seperti sampul buku series Harry Potter terus mendorong Nicholas untuk membuat sesuatu yang baru.   Setelah lama berkarya pada kanvas, digital, dan kertas, Nicholas akhirnya menambah medan baru…
OU Cool

You Haven’t Truly Loved The Environment Until You Know Boenkus

Boenkus can wrap your food, fruit and veggies, and it surely will warm up your heart.   Ngaku cinta lingkungan tapi masih sering pakai plastik kiloan atau plastik pembungkus dengan zipper buat bungkus makanan? Mungkin kamu akan langsung excuse dengan bilang “Tapi ini kan cuma plastik kecil…” namun nggak jarang plastik kecil itu hanya terpakai satu kali…