Nicholas F. Chandrawienata: Dare To Be A Tattoo Artist? Why Not?

Cerita Nicholas Seputar Dunia Tattoo

 

Menjadi seorang illustrator mandiri yang penuh dengan inspirasi tidak membuat Nicholas F. Chandrawienata nyaman di situ saja. Coloring book for adult, juga berbagai karya lainnya seperti sampul buku series Harry Potter terus mendorong Nicholas untuk membuat sesuatu yang baru.

 

Setelah lama berkarya pada kanvas, digital, dan kertas, Nicholas akhirnya menambah medan baru untuk karyanya yaitu sebagai tattoo artist. Nicholas yang mengaku sudah menjalani proses latihan kurang lebih setengah tahun ini terdorong tidak hanya karena kecintaannya pada art tattoo. Ia juga ter-challenge untuk memiliki skill yang bagus karena ia tidak bisa sembarang untuk menjadi tattoo artist. Selain itu, melukis tinta pada kanvas hidup (kulit manusia) memang tidak bisa sembarang begitu saja. Tattoo bisa dibilang karya abadi seumur hidup bagi sang pemilik nantinya. Selain melatih skill dirinya, terjun menjadi tattoo artist juga membuka banyak relasi pertemanan yang luas.

 

Sebagai tattoo artist, seniman satu ini mengaku spesialisasi menggambar black and grey tattoo dengan campuran gaya neo tradisional, Japanese dan semi-realism.

’I like to mix those elements and add my own twist into my tattoo’’, tambahnya.

 

Ada beberapa inspirator yang sangat menginspirasi dirinya seperti, Alex Sorsa dari Russia, Robert Borbas dari Hungaria, dan Kubrick Ho dari Taiwan. Juga mentornya sendiri yang selama setahun ini menjadi panutannya di Blackwork Tattoo dengan karya yang luar biasa juga work ethic yang sangat bagus, yaitu Adith Setya.

 

Ceritain dong kak tantangan paling rumit dalam dunia tattoo yang pernah kak Nicholas buat?

 

‘’Sampai saat ini sih, saat mengerjakan mengerjakan full sleeve tattoo. Karena selain placement, ada challenge terbesar di sini yaitu posisi pengerjaan tattoo yang cukup menantang. Walaupun dengan posisi tersebut sangat membatasi kita untuk melakukan maneuver tarikan garis, di satu sisi kita juga harus menjaga presisi dari garis itu sendiri.

Ada rasa bangga luar biasa waktu bisa menyelesaikan challenge tersebut dengan sempurna’’ katanya.

 

 

Kasih tips dong kak buat menjaga karya tattoo agar tetap terjaga!

 

‘’Setiap tattoo artist mungkin punya pendapat yang berbeda terkait perawatan karya tattoo ini, namun sebenarnya tidak ada tips yang khusus sih, karena hampir semua saran intinya sama, yaitu tetap merawat kulit seperti biasanya dan jangan terlalus erring terpapar sinar matahari saja’’.

 

Pada tahun ini rencananya, Nicholas akan terus mendalami teknik juga mempertajam design tattoonya lagi. Selain itu, dirinya juga akan merelease artbook ke-4nya dalam waktu dekat. Wah, keren. Sukses terus kak Nicholas!

 

 

 

7 comments

  1. Pingback: kicks
  2. Pingback: Italy tour
  3. Pingback: Car TV Series
  4. Pingback: 바카라사이트
  5. Pingback: you could try here

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

Super Art Fest 2019: Do Pop, Go Global

SUPER ART FEST 2019   Super Art Fest 2019 itu salah satu platform untuk mendorong perkembangan kemunculan perupa-perupa muda di Indonesia. Dengan adanya Super Art Fest 2019 memberikan keuntungan dan kemudahan bagi para perupa-perupa muda. Terutama perupa muda yang masih ga tau nih cara mengakses masuk ke lingkungan seni secara khusus kaya apa, tapi tertarik…
OU Cool

Malikas: Full of Expression with Patterns

Pattern Menurut Malikas a.k.a Labib A Falahi   Ilustrasi yang dominan dengan pattern memiliki arti tersendiri. Menurut Malikas alias Labib A Falahi, setiap pattern punya ciri khasnya masing-masing. Meskipun terkadang terdapat visual yang simple namun bisa saja memiliki arti tersendiri atau sebuah bentuk ekspresi. Pattern yang digunakan pun didapatkannya dari inspirasi yang tak terduga. Bahkan bisa didapatkan dari lingkungan di…
OU Cool

Nemonic Design: The Beauty Of Passionate Pattern

Memiliki background textile designer, Nemonic dilahirkan dari dua tangan anak muda. Mereka bernama Inas Nabilla dan Aghnat Baizura yang mulai mengenal teknik marbling sejak awal tahun 2014. Hal ini dikarenakan marbling memberikan visual one of a kind yang menarik.   Dari sana kemudian diputuskan untuk fokus bereksplorasi dengan teknik marbling, meskipun awal pencobaan mereka masih…
OU Cool

NUS SALOMO SOLO EXHIBITION : WING THINGS

Pada tanggal 20 Mei-14 Juni 2019 kemarin di Gedung A Galeri Nasional Indonesia, solo exhibition karya Nus Salomo berjudul ‘WING THINGS’ dipamerkan. Wing Things merupakan pilihan Nus Salomo untuk menemukan dan menyatakan bahasa yang mampu menyimbolkan keadaan manusia saat ini. Nus memilih menunjukkan kemungkinan seseorang untuk ‘terbang’ dan memandang dari atas persoalan. Pilihan ni tak hanya akan…