MUSEUM MACAN: DUNIA DALAM BERITA

Bagi pecinta seni tanah air, para millenial yang seneng menjajal tempat-tempat instagramable, MUSEUM MACAN kembali mempersembahkan pameran seni lagi lho! Pameran terbaru yang diselenggarakan di Museum Macan tahun ini sudah dibuka sejak tanggal 1 Mei kemarin.

Seni terbaru yang diusung pada pameran kali ini ialah “Dunia dalam Berita”  yang terdiri dari karya-karya 10 perupa kontenporer kenamaan Indonesia:  Agus Suwage, FX Harsono, Heri Dono, I GAK Murniasih, I NYoman Mariadi, Krisna Murti, Mella Jaarsma, S. Teddy D, Taring Padi dan Tisna Sanjaya. Tajuk “Dunia dalam Berita” dalam pameran kali ini diambil dari acara berita popular yang disiarkan di TVRI yang begitu melekat dalam ingatan masyarakat di tahun 1990-an lho, generasi 90an ada yang tau ga nih?

Pameran ini memperlihatkan seni yang dihasilkan dari isu pergolakan politik menjelang dan setelah reformasi tahun 1998. Dikutip dari antaranews.com menurut Aaron Seeto, Direktur Museum Macan, pameran ini membahas hubungan antara praktik berkesenian dan pengaruh peristiwa politik di Indonesia pada sebuah periode penting dalam perjalanan negara ini. Reformasi memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan kebebasan berekspresi, transformasi landscape media masa dan ekspresi artistik.

One of the most favorite place rekomendasi dari OU untuk datang ke Dunia Dalam Berita ini, adalah karya dari Krisna Murti yaitu “Food Stuff are Ethnic, Never Racist”. Estalase seni satu ini sangat unik, dengan paduan lampu merah muda dan penggunaan closet duduk sebagai media penyampaian pesan yang memperlihatkan makanan-makanan Indonesia yang sebenernya memiliki sedikit paduan dari barat.

Tapi tenanggg, yang lainnya juga banyak yang unik dan menarik banget kokk..

Selain Dunia dalam Berita, di bagian depan ada pameran ‘Matter and Place’, ruangan ‘Infinity Mirrored Room-Brilliance of the Souls’ Yayoi Kusama dan ‘Main Getah/Rubberscape’ Shooshie Sulaiman di ruang seni anak.

Infinity Mirrored Room ini hanya dapat kalian masuki selama 30 detik guys, disana kalian bisa melihat seni infinity room nya Yayoi Kusama sambil selfie dibawah lampu-lampu cantik!

Nah kalau Main Getah nya Shoosie Sulaiman konsepnya dia kaya lagi ditaman gitu guys, kalo mau masuk, kita harus telanjang kaki dulu. Disana disediakan dua meja dan beberapa kursi kecil, disana anak kecil maupun dewasa bisa ikut bermain getah-getahan, dan lagi berkreasi dengan stempel-stempel unik untuk membentuk karya wajah versi kamu.

Dilantai atas sendiri ada pameran tunggal dari Jeihan Sukmantoro ‘Hari-hari di Cicadas’ yang bisa dinikmati dengan santai.

Tunggu apalagi guys langsung aja ke Museum Macan kuurrr, pameran ini bakal ada ampe 21 Juli 2019 mendatang!

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

“Spotlight/Dance to Art”: Lydia Janssen’s Book Launch/Exhibition

The COMO Uma Ubud, Bali is pleased to present Lydia Janssen’s book launch/exhibition entitled Spotlight / Dance to Art open to public March 8-10, 2020. This event is a must-attend for all of art enthusiasts!   ‘Dance to Art’ is Lydia Janssen’s first monograph. Published by SKIRA Milan and written by Ian Findlay-Brown, it is a…
OU Cool

Now Airing: “A Step” for Nath’s Next Step

Baru-baru ini, solois indie, Nath, akhirnya mewujudkan cita-cita terpendamnya lewat mini album yang bertajuk “A Step”. Single pertamanya “Tell Me” yang lebih dulu rilis di tahun 2018 sudah didengarkan lebih dari 300.000 kali di Spotify lho. Yuk mengenal lebih jauh sosok Nath dan mini albumnya!
OU Cool

Yuk Ikut Berbagai Acara Menarik di Japan Cultural Weeks 2020!

Kabar gembira untuk kalian pencinta budaya Jepang! Japan Cultural Weeks (JCW) diadakan di Jakarta mulai tanggal 10-29 Februari 2020. Seri pengenalan budaya Jepang ini akan menghadirkan beragam kegiatan seperti pertunjukan musik, lomba pidato Bahasa Jepang, pengenalan Bahasa Jepang, pameran seni rupa, workshop, pemutaran film, demonstrasi, hingga diskusi. Asyiknya lagi, semua acaranya tidak dipungut biaya!  …
OU Cool

Mengenal Lebih Dekat Seniman Muda Mjolneir

Hindia menjadi salah satu band Indonesia yang ketenarannya melesat cepat karena lagunya yang berjudul “Secukupnya” dirasa sangat relateable sama kehidupan anak-anak muda zaman sekarang. Selain lagu itu, masih banyak lagu-lagu lainnya yang dinyanyikan oleh sang vokalis, Baskara Putra. Salah satu lagunya yang juga banyak didengar berjudul “Belum Tidur” yang dinyanyikan bersama Sal Priadi. Seorang seniman…