Mirfak Prabowo: Rocking Art in Various Mediums

Selain bassist pada band rock Sigmun, Mirfak Prabowo, pria kelahiran Jakarta 6 April 1989 ini dikenal juga sebagai visual artist. Seniman yang satu ini sangat aktif berkarya dalam berbagai medium. Mirfak sempat melakukan pameran lukisan tunggalnya yang bertajuk “SANCTUM” di tahun 2013. Kegemarannya dalam bidang seni ini sudah ia rasakan sejak masih kecil. Kegemarannya dalam menggambar di usia muda membuatnya semangat untuk belajar melukis dan membuat patung saat masih mengenyam pendidikan di bangku kuliah.

Kehidupannya, Inspirasi Berkarya

 

Tiap karya yang dibuat oleh Mirfak ini biasanya terinspirasi dari kejadian sehari-hari, seperti interaksinya dengan alam, hewan maupun lingkungannya. Nggak cuma itu saja, Mirfak juga punya referensi lain dalam berkarya, seperti dari film, buku, komik, hingga grafik novel fiksi dan non fiksi.

Ia juga mengaku jika ia banyak mendapat inspirasi dari sesama artist atau designer toys lainnya, seperti designer @kurobokan, @so.toy, @mrkumkum, @aallliinn, @abell_octovan, dan masih banyak lagi. Dirinya berharap suatu saat nanti bisa berkolaborasi dengan para inspiratornya tersebut. Karena menurutnya, dengan berkolaborasi, karya bikinan mainan mereka akan lebih istimewa. Terlebih jika nanti dirinya bisa berkolaborasi dengan para seniman dari mancanegara seperti @creaturebox dan @thomasintokyo, yang ia rasa karakter desain mereka sangat baik dalam bentuk 3D.

 

Dalam setiap pembuatan karya-karyanya, Mirfak mengaku bisa menghabiskan waktu dua minggu hingga tiga bulan lamanya, tergantung tingkat kerumitan dari karya yang ia buat. Tertarik dengan karya Mirfak? Kamu bisa langsung membelinya secara online lewat akun Instagram @mirffu dan @beaxmirfak, lho!

Never Give Up!

 

Selalu hadapi tiap masalah dengan kepala dingin adalah kunci Mirfak untuk terus berkembang menjadi lebih baik. Ia terus berlatih dan berlatih hingga mendapatkan hasil yang ia inginkan.

Karya-karya yang berkesan bagi Mirfak:

 

Mirfak mengakui ada beberapa karya seniman lain yang memiliki makna yang berkesan secara spesifik bagi dirinya sendiri. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • CreatureBox: Merupakan studio character design yang dibuat oleh Dave Guertin dan Greg Baldwin. Style karya mereka cukup melekat ke style menggambar yang disukai Mirfak.
  • Chris Ryniak / @chrisryniak: Karyanya berupa gambar dan mainan berwujud monster. Karya-karyanya membuat Mirfak semakin yakin bahwa monster bisa tampak lucu, tidak perlu seram.
  • Keigo / @k5fuwa: Karya berupa daily jokes karakter-karakter yang dekat dengan keseharian namun imajinatif, deskriptif, dan menyenangkan. Walaupun gurauannya diambil dari kehidupan sehari-hari namun ide-idenya sangat fresh.
  • Daniel Yu / @thedanielyu: Karya berupa resin toys kecil dan detail. Karyanya memiliki detail yang sangat bagus dan menarik, hal yang ternyata masih cukup berarti bagi Mirfak di era pop culture yang banyak menggunakan simplifikasi bentuk.

 

FYI, dalam waktu dekat ini, Mirfak akan melakukan kolaborasi dengan @kilas ilustrator dari Singapore dan @kemasacil dari Indonesia. Kolaborasi ini memberikan kesempatan dirinya untuk membuat toys berdasarkan karya dari masing-masing seniman.

Hal yang menarik dari setiap kolaborasi ialah kita bisa mengeksplor tiap style para artist yang ada, dari situlah saya bisa melatih skill saya dalam berkarya.”

Wahh, jadi nggak sabar ya liat hasil kolaborasinya seperti apa. Sukses terus, kak Mirfak!

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

“Spotlight/Dance to Art”: Lydia Janssen’s Book Launch/Exhibition

The COMO Uma Ubud, Bali is pleased to present Lydia Janssen’s book launch/exhibition entitled Spotlight / Dance to Art open to public March 8-10, 2020. This event is a must-attend for all of art enthusiasts!   ‘Dance to Art’ is Lydia Janssen’s first monograph. Published by SKIRA Milan and written by Ian Findlay-Brown, it is a…
OU Cool

Now Airing: “A Step” for Nath’s Next Step

Baru-baru ini, solois indie, Nath, akhirnya mewujudkan cita-cita terpendamnya lewat mini album yang bertajuk “A Step”. Single pertamanya “Tell Me” yang lebih dulu rilis di tahun 2018 sudah didengarkan lebih dari 300.000 kali di Spotify lho. Yuk mengenal lebih jauh sosok Nath dan mini albumnya!
OU Cool

Yuk Ikut Berbagai Acara Menarik di Japan Cultural Weeks 2020!

Kabar gembira untuk kalian pencinta budaya Jepang! Japan Cultural Weeks (JCW) diadakan di Jakarta mulai tanggal 10-29 Februari 2020. Seri pengenalan budaya Jepang ini akan menghadirkan beragam kegiatan seperti pertunjukan musik, lomba pidato Bahasa Jepang, pengenalan Bahasa Jepang, pameran seni rupa, workshop, pemutaran film, demonstrasi, hingga diskusi. Asyiknya lagi, semua acaranya tidak dipungut biaya!  …
OU Cool

Mengenal Lebih Dekat Seniman Muda Mjolneir

Hindia menjadi salah satu band Indonesia yang ketenarannya melesat cepat karena lagunya yang berjudul “Secukupnya” dirasa sangat relateable sama kehidupan anak-anak muda zaman sekarang. Selain lagu itu, masih banyak lagu-lagu lainnya yang dinyanyikan oleh sang vokalis, Baskara Putra. Salah satu lagunya yang juga banyak didengar berjudul “Belum Tidur” yang dinyanyikan bersama Sal Priadi. Seorang seniman…