Manisnya Hidup Gula

Gula, berbeda dengan pemanis pada umumnya,

Tetap manis,

Tapi lewat karyanya.

Gula, hidupnya pun berbeda dengan pemanis pada umumnya,

Tetap menambah rasa,

Tapi lewat indra penglihatan manusia.

Gula, harapannya pun berbeda dengan pemanis pada umumnya,

Tetap membuat bahagia,

Tapi lewat nama aslinya…Gusto Laboratory (Laboratorium Kebahagiaan)

Gula, bentuknya bisa sama dengan beberapa pemanis pada umumnya,

Tetap berwarna,

Tapi lebih bermakna.

Gula, lebih istimewa dari pemanis pada umumnya.

Bisa dinikmati semua orang

Tapi tidak dapat dimiliki semua orang.

Sebab,

Gusto Laboratory atau Gula satu ini

Milik Teguh Septian seorang.

———————

 

Gusto Laboratory (Gula) atau Laboratory of Happiness ini merupakan nama panggung yang telah melekat pada kehidupan sehari-hari seorang Teguh Septian. Nama yang ia pilih ini juga sekaligus menjadi sebuah pengharapan dimana saat orang-orang melihat karyanya, mereka dapat sejenak merasa bahagia, melupakan segala beban dan kegelisahan dalam hidup mereka.

 

Harapan tersebut didukung dengan karyanya yang memang penuh dengan bentuk dan karakter berwarna-warni. Nah…kalo karakter berambut kribo menggunakan masker putih yang sering muncul pada setiap karya Gula itu merupakan representasi dirinya sendiri yang memang berambut ikal. Hal ini ia lakukan karena memang insiprasi dari setiap karyanya bertolak dari apa yang dirinya temui pada kehidupan sehari-hari dan Gula ini memang memiliki rasa penasaran yang sangat tinggi terhadap beberapa hal…as simple as…wanting to meet sea creatures. Rasa penasaran tersebut kemudian berubah menjadi interpretasi tersendiri dan dituangkan pada karyanya.

 

Cara kerja Gula pun tak jauh berbeda dari orang pada umumnya, ia akan mulai dengan konsep dan bagaimana mengubah konsep tersebut menjadi sebuah visual yang apik. Tak jarang ia melewatkan langkah tersebut dan membiarkan karyanya mengalir begitu saja.

Illustrasi, mural, custom toys, flags, tas hingga skateboard sudah habis disemuti Gula dan hasil karyanya juga ramai “disemuti” orang-orang dan pengamat seni. Buktinya Gula sempat terpilih mewakili Indonesia pada sebuah pagelaran seni lintas negara yang berlangsung di Jepang bernama “Unknown Asia”. Selain pameran berskala internasional tersebut, Gula juga sering berpartisipasi dan berkolaborasi dengan beberapa seniman lokal.

 

Jika tidak sedang berkarya, keseharian Gula juga diisi dengan.

.

.

.

.

berkarya….tapi untuk brand-brand ternama.

Sebab, ia kini bekerja full time sebagai Art Director pada sebuah agensi lokal.

Gimana? Manis kan hidup Gula yang 24/7 dipenuhi dengan berkarya?

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

Achebong Dan Bookbinding Warna – Warni Gonjrengnya

Siapa yang nggak tahan lihat bookbinding handmade lucu-lucu dengan berbagai macam variasi juga model? Rasanya ingin memiliki semuanya kalo lihat koleksi dari karya Andini ini atau sering di kenal dengan nama Achebong.   Semua berawal dari iseng-iseng berhadiah saat melihat tutorial Sarah Nielsen, bookbinder di sebuah blog yang akhirnya membuat dirinya ketagihan dan terus bereksperimen…
OU Cool

TERBENTUR, TERBENTUR, TERBENTUK ALA KBBI OAO

Pernah dengar belum kelompok belajar ngiklan? Ha? Ngiklan emang ada tempat belajarnya? Ada dong! Bukan sekolah lho yaaa, bukan. Kebetulan kemarin Ou Cool sempat main ke kelompok belajar bikin iklan ini di Jogja ini. Namanya OAO atau Otak Atik Otak.   Usut punya usut, kelompok ini ternyata sudah 6 tahun berdiri, guys, dan mayoritas anggotanya…
OU Cool

BLACKHANDDESIGN: Berani Menginspirasi Orang Lain Dengan Karya

Masih pada ingat dengan logo 73 HUT Indonesia kemarin? Yap! Kali ini Ou Cool bakal bahas kreator di balik logo tersebut, lho!   Kalo kalian yang masih ingat minggu-minggu kemarin, logo ini sempet booming juga di pilih langsung oleh bapak presiden kita, Jokowi. Gimana enggak? Ternyata proses pemilihan logo ini cukup ketat, guys.  
OU Cool

Bercermin Lewat Ilustrasi Kathrin

Katanya ada tiga tipe manusia, yang mengutarakan isi hatinya lewan lisan, tulisan, dan yang mengutarakan isi hatinya lewat visual.   Kali ini Ou dapat kesempatan untuk ngobrol-ngobrol bareng Kathrin Honesta, Illustrator yang jago bercerita lewat karya visualnya. Buat Kathrin, menggambar merupakan panggilan, jadi nggak akan bisa kalau nggak gambar. Kecintaan ini sudah tumbuh sejak Kathrin…