Mada Riyanhadi: The Man Behind #MadeWithStories

Say Hello To #MadeWithStories!

 

Siapa yang tidak tahu Instagram? Platform yang hampir digunakan semua umat ini banyak sekali membawa perubahan. Tidak jarang yang akhirnya menemukan ‘’dirinya’’ pada platform tersebut. Sebut saja para influencer juga para pebisnis di dunia maya yang sering kita temui.

 

Bagi kamu yang sering main Instagram, rasanya ada nilai plus tersendiri jika konten yang kita buat dikagumi banyak orang. Bahkan, menjadi inspirasi bagi orang lain. Benar nggak? Instagram terbukti masih menjadi platform yang dapat mengasah kreatifitas orang lain jika digunakan dengan benar. Tidak hanya dikenal sebagai platform ‘wadah pamer’ seperti yang dikatakan banyak orang saat ini.

 

Seperti Mada Riyanhadi, si pencetus Instagram stories kreatif lewat #madewithstories. Idenya berawal pada tahun 2017, saat Instagram stories masih belum memiliki fitur-fitur sebanyak sekarang ini.  Dirinya yang merasa bosan dengan kemonotonan Instagram stories yang kerap ia lihat, akhirnya mulai memutar otak dengan memanfaatkan akun Instagramnya sendiri. Dirinya mengulik segala hal yang ada pada platform tersebut agar dapat menyajikan konten yang berbeda dari lainnya.

Usahanya tersebut ternyata tidak sia-sia. Konten kreatif dari Instagram storiesnya mendapatkan respon positif dari banyak orang hingga saat ini. Tidak hanya teman-temannya saja, namun berbagai media hingga corporate mulai ikut mengubah pandangan tentang Instagram stories lewat #MadeWithStories dan Carousel Post lewat #CreativeMultiplePost. Nggak heran jika sekarang banyak orang yang berlomba-lomba membuat konten kreatif lewat temuannya ini.

Lalu, siapa sih inspirator Mada dalam berkarya selama ini?

 

Dalam berkarya, Mada punya beberapa inspirator panutannya seperti; Steve Jobs, @ajiooo @dimaskaisar @boylagi @skinnymonkey @ernandaputra dan masih banyak lagi.

 

Tips membuat konten menarik dari Mada:

 

Jangan malas untuk mencari referensi sebanyak mungkin! Trial and error itu sudah pasti, tapi dengan mencoba terus dan haus akan penasaran akan membuat sesuatu yang baru dan berbeda dari lainnya.

 

Baru-baru ini, Mada mengeluarkan kreasi konten terbarunya, yaitu Instagram Magazine yang bisa kamu lihat di akun Instagram pribadinya, @madariyanhadi. Wah, salut sama konten kreator ini. Terus menginspirasi, ya!

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

Mirfak Prabowo: Rocking Art in Various Mediums

Selain bassist pada band rock Sigmun, Mirfak Prabowo, pria kelahiran Jakarta 6 April 1989 ini dikenal juga sebagai visual artist. Seniman yang satu ini sangat aktif berkarya dalam berbagai medium. Mirfak sempat melakukan pameran lukisan tunggalnya yang bertajuk “SANCTUM” di tahun 2013. Kegemarannya dalam bidang seni ini sudah ia rasakan sejak masih kecil. Kegemarannya dalam menggambar di usia muda membuatnya…
OU Cool

Meet WITCHKANA A.K.A Wickana Laksmi Dewi!

A Girl and Her Wild Mysterious Mind   Wickana adalah seniman visual yang suka membuat gambar surreal dan metaforik. Kegemarannya menggambar sudah melekat pada dirinya sejak ia kecil. Crayon dan buku gambar sudah bagaikan teman akrab baginya. Semua inspirasi menggambarnya bermula dari Anime Jepang dan komik pada tahun 90an.  
OU Cool

Nicholas F. Chandrawienata: Dare To Be A Tattoo Artist? Why Not?

Cerita Nicholas Seputar Dunia Tattoo   Menjadi seorang illustrator mandiri yang penuh dengan inspirasi tidak membuat Nicholas F. Chandrawienata nyaman di situ saja. Coloring book for adult, juga berbagai karya lainnya seperti sampul buku series Harry Potter terus mendorong Nicholas untuk membuat sesuatu yang baru.   Setelah lama berkarya pada kanvas, digital, dan kertas, Nicholas akhirnya menambah medan baru…
OU Cool

You Haven’t Truly Loved The Environment Until You Know Boenkus

Boenkus can wrap your food, fruit and veggies, and it surely will warm up your heart.   Ngaku cinta lingkungan tapi masih sering pakai plastik kiloan atau plastik pembungkus dengan zipper buat bungkus makanan? Mungkin kamu akan langsung excuse dengan bilang “Tapi ini kan cuma plastik kecil…” namun nggak jarang plastik kecil itu hanya terpakai satu kali…