Creativity with Lens by Faisal Djaja

Apa yang kamu bayangkan ketika melihat feed Instagram dari @faisaldjaja ini? Simple, klasik, dan sangat VSCO sekali, begitu kurang lebih yang OU COOL rasakan. Sebelum membahas lebih jauh mengenai fotografi ala Faisal Djaja kali ini, kamu semua pasti sudah tidak asing bukan dengan VSCO? OU COOL yakin, generasi millenials saat ini pasti sudah diluar kepala mengenai salah satu aplikasi editing foto kilat yang punya beragam filter digital ini. Semua filter pada VSCO bisa kamu dapatkan baik gratis maupun berbayar.

 

 

Coba amati lebih dalam lagi feed Instagram dari Faisal ini. Inspiratif dan sangat VSCO sekali bukan? Karya-karya dari fotografer asal Manado ini bisa sekali dijadikan referensi baru untuk fashion juga street photography.

 

Warna-warna Kamera Analog

Faisal mengaku, dirinya terinspirasi oleh warna-warna kamera analog. Nggak heran kalo feed Instagram dari Faisal ini sangat klasik namun tetap anak muda banget. Dirinya juga sering menggunakan konsep sesuai isu-isu yang sedang hangat saat ini, pastinya dengan sentuhan stylist dari teman-teman modelnya sendiri.

Uniknya hasil jepretan dari Faisal ini nggak sedikit yang akhirnya mengundang tawaran kerja sama dari beberapa pihak. Dalam berkarya, Faisal mengaku sangat terinspirasi oleh Sharon Angelia, salah satu fotografer fashion ternama di Indonesia. Pendekatan Sharon dalam membuat potret membuat dirinya tersadar bahwa perlu ada variasi dan adaptasi dengan hal sekitar untuk membuat suatu foto untuk terlihat lebih pop up tapi tetap konsisten dengan gaya kita. Selain itu, dirinya juga mengaku sebagai penggemar karya Betina du Toit, fotografer dari Afrika Selatan yang sekarang berbasis di Paris. Karya-karya Betina du Toit banyak menginspirasi dirinya terlebih terkait membangun foto minimalis. Faisal juga tidak pernah absen untuk mencari referensi dari film-film klasik atau video klip dari beberapa musik.

Bagi tips dan trik dong kak terkait menentukan tone warna untuk para pemula…

Harus punya pegangan referensi yang kamu banget, yang terus diupdate setiap harinya. Kamu juga harus menghindari over editing, karena pasti pada saat mencari-cari tone warna atau preset yang kamu banget, kamu masih suka memaksakan semua warna masuk yang malah bikin foto kamu over editing. You can be playful with presets or filters but keep it simple dan masih nyaman buat dilihat.

 

For your information nih, sejak tahun 2013, Faisal selalu mengedit fotonya dengan menggunakan VSCO dan aplikasi editing lain di handphonenya. Ia sudah jarang menggunakan komputer dalam mengedit hasil jepretannya tersebut. Wow!

Ceritain sedikit dong kak tentang @imagi.native..

 

Jadi gini, pada tahun 2016 lalu, Faisal dan teman-temannya mendirikan sebuah komunitas model dan fotografer yang diberi nama @imagi.native. Komunitas ini lalu dijadikan sebagai wadah bagi para teman-teman model dan fotografer sebagai tempat berekspresi mereka melalui potrait photography. Dengan wadah tersebut, mereka selalu memfilter tawaran yang masuk karena perlu disesuaikan dengan visi dan misi dari @imagi.native itu sendiri untuk menghindari karya-karya yang terlalu mainstream.

 

Sejak tahun 2018 kemarin, komunitas ini mulai mengerjakan side project untuk jualan merchandaise seperti totebag dan kaus yang diproduksi secara terbatas. Mereka selalu memproduksi secara terbatas, walaupun responnya sangat baik di kota asal mereka, Manado. Mereka tidak ingin jika karya-karya mereka hanya melulu itu-itu saja. Itulah mengapa mereka selalu membuat produk mereka terbatas.

16 comments

  1. Pingback: night club alghero
  2. Pingback: Twitter hashtags
  3. Pingback: Togelsumo
  4. Pingback: promotion code

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

Super Art Fest 2019: Do Pop, Go Global

SUPER ART FEST 2019   Super Art Fest 2019 itu salah satu platform untuk mendorong perkembangan kemunculan perupa-perupa muda di Indonesia. Dengan adanya Super Art Fest 2019 memberikan keuntungan dan kemudahan bagi para perupa-perupa muda. Terutama perupa muda yang masih ga tau nih cara mengakses masuk ke lingkungan seni secara khusus kaya apa, tapi tertarik…
OU Cool

Malikas: Full of Expression with Patterns

Pattern Menurut Malikas a.k.a Labib A Falahi   Ilustrasi yang dominan dengan pattern memiliki arti tersendiri. Menurut Malikas alias Labib A Falahi, setiap pattern punya ciri khasnya masing-masing. Meskipun terkadang terdapat visual yang simple namun bisa saja memiliki arti tersendiri atau sebuah bentuk ekspresi. Pattern yang digunakan pun didapatkannya dari inspirasi yang tak terduga. Bahkan bisa didapatkan dari lingkungan di…
OU Cool

Nemonic Design: The Beauty Of Passionate Pattern

Memiliki background textile designer, Nemonic dilahirkan dari dua tangan anak muda. Mereka bernama Inas Nabilla dan Aghnat Baizura yang mulai mengenal teknik marbling sejak awal tahun 2014. Hal ini dikarenakan marbling memberikan visual one of a kind yang menarik.   Dari sana kemudian diputuskan untuk fokus bereksplorasi dengan teknik marbling, meskipun awal pencobaan mereka masih…
OU Cool

NUS SALOMO SOLO EXHIBITION : WING THINGS

Pada tanggal 20 Mei-14 Juni 2019 kemarin di Gedung A Galeri Nasional Indonesia, solo exhibition karya Nus Salomo berjudul ‘WING THINGS’ dipamerkan. Wing Things merupakan pilihan Nus Salomo untuk menemukan dan menyatakan bahasa yang mampu menyimbolkan keadaan manusia saat ini. Nus memilih menunjukkan kemungkinan seseorang untuk ‘terbang’ dan memandang dari atas persoalan. Pilihan ni tak hanya akan…