Dendang Arsip Nusantara: Malam Jatuh di Hindia

Beragam cara diperlukan untuk meraih tujuan. Kita pun perlu melewati berbagai halang rintang nan datang silih berganti. Mengukuhkan tekad dan semangat adalah faktor penting dalam menumbuhkan pakem yang tak mudah goyah ketika badai muncul tiba-tiba. Keteguhan prinsip akan tujuan dan impian yang sudah ditetapkan mengalami proses untuk mewujudkannya. Kolaborasi Mas Geri dan Mas Azis dari @sastralintasrupa dan @pemudasinarmas merupakan inisiator lahirnya Dendang Arsip Nusantara.

 

 

Stigma dari arti kata party mengarah pada situasi dan keadaan yang dilakukan sekelompok masyarakat yang menghamburkan waktu dan melanggar hukum. Sebelum jatuh pada kesimpulan yang salah, perlu kiranya mengetahui lebih dahulu apa yang mendasari perbuatan tersebut. Party erat kaitannya dengan musik dan tarian, sebagian besar masyarakat suka akan kedua hal tersebut dan menjadikannya bagian dari hobi. Perbuatan yang berdasar pada kesukaan dan hobi bukanlah sebuah kegiatan bernada negatif dan membuang waktu.

 

Dendang Arsip Nusantara tercipta dari kesamaan visi tentang hal kearsipan sastra dan musik Indonesia yang bertujuan mengedukasi masyarakat dengan cara yang kekinian. Kegiatan yang berlangsung pada 20 Oktober 2019 di Teater Atap Salihara ini begitu kental akan edukasi namun sangat menawan hati. Proses edukasi berlangsung dengan konsep party penuh dengan dentuman musik, visual dan tarian serta sarat akan ilmu pengetahuan.

 

 

Acara yang bertajuk Malam Jatuh Di Hindia ini menyajikan arsip sastra Indonesia dan propaganda Belanda sewaktu berkuasa di Indonesia. Acara ini disajikan dalam bentuk proyeksi visual yang mencerminkan propaganda Belanda pada masa itu dengan ditemani iringan musik Indonesia tahun 1940 hingga kini. Selain itu, acara ini juga dikemas dengan cara yang menyenangkan sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik. Belajar sekaligus berdansa bersama adalah sebuah jalan positif untuk membangun relasi.

 

Dari party, kita menjumpai pengetahuan baru bahwa keindahan musik Indonesia begitu luas seluas negeri ini. Keluasan yang menyebabkan banyaknya keindahan yang masih tersimpan dan belum diketahui hingga kini. Sebuah harta karun yang menunggu ditemukan dan terungkaplah  jati diri musik bangsa ini yang sebenarnya.

 

Dendang Arsip Nusantara telah berdentang beberapa kali, menggelar party edukasi dengan tajuk yang berbeda-beda di setiap dentumannya. Jangan biarkan party edukasi terlewat begitu saja, manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, perkaya pengetahuan dengan tambahan secangkir musik dan ciptakanlah kegiatan yang mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara.
Dari party melebur menjadi edukasi, bersama memperkaya literasi dengan berpartisipasi dalam Dendang Arsip Nusantara. Pantauan traffic kegiatan Dendang Arsip Nusantara dapat kamu cek melalui Instagram @sastralintasrupa dan @pemudasinarmas.

 

 

Article by Rully Pribadi

22 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

Detufa Kitchen: Combining Family Hobbies to Stay Sane

Hai, OU readers! Apa kabar? Mungkin beberapa dari kalian udah kembali masuk kantor dan beberapa masih harus stay di rumah. Gimana pun, kita harus tetap semangat ya! OU hadir kembali nih, dengan kisah yang fun sekaligus menginspirasi. Kisah ini datang dari Agatha Christie Dumatubun yang bikin project bareng keluarganya bernama Detufa Kitchen selama ia stay…
OU Cool

“Spotlight/Dance to Art”: Lydia Janssen’s Book Launch/Exhibition

The COMO Uma Ubud, Bali is pleased to present Lydia Janssen’s book launch/exhibition entitled Spotlight / Dance to Art open to public March 8-10, 2020. This event is a must-attend for all of art enthusiasts!   ‘Dance to Art’ is Lydia Janssen’s first monograph. Published by SKIRA Milan and written by Ian Findlay-Brown, it is a…
OU Cool

Now Airing: “A Step” for Nath’s Next Step

Baru-baru ini, solois indie, Nath, akhirnya mewujudkan cita-cita terpendamnya lewat mini album yang bertajuk “A Step”. Single pertamanya “Tell Me” yang lebih dulu rilis di tahun 2018 sudah didengarkan lebih dari 300.000 kali di Spotify lho. Yuk mengenal lebih jauh sosok Nath dan mini albumnya!
OU Cool

Yuk Ikut Berbagai Acara Menarik di Japan Cultural Weeks 2020!

Kabar gembira untuk kalian pencinta budaya Jepang! Japan Cultural Weeks (JCW) diadakan di Jakarta mulai tanggal 10-29 Februari 2020. Seri pengenalan budaya Jepang ini akan menghadirkan beragam kegiatan seperti pertunjukan musik, lomba pidato Bahasa Jepang, pengenalan Bahasa Jepang, pameran seni rupa, workshop, pemutaran film, demonstrasi, hingga diskusi. Asyiknya lagi, semua acaranya tidak dipungut biaya!  …