CITA-CITA ISAAC AKHIRNYA LAHIR BERSAMA EP COCOON

EP COCOON yang terdiri dari 4 single lagu ini adalah salah satu cerita bagaimana masing-masing personil Isaac dalam meraih cita-cita mereka dalam hidup. Band yang terdiri dari Marhain Williams (vocal, gitar), Nyoman Agastyasana (gitar), Akbar Prihartama (bass), dan Reinardus Suryandaru (drum) ini baru saja merilis karya mereka beberapa bulan yang lalu. Berikut penjelasan singkat mengenai Isaac bersama gitarisnya, Nyoman Agastyasana:

OU COOL: Halo Nyoman! Terima kasih sudah mau diganggu sebentar [tertawa]. Jadi, OU COOL penasaran nih, sebenernya udah dari kapan sih Band Isaac ini?

 

Nyoman: Duh, gue sibuk nih [tertawa]. Jadi, band Isaac ini ada dari tahun 2015. Resmi pastinya sih 25 Mei 2015, tapi sempet berhenti 2 tahun karena drummer kita kuliah dulu di UK 2 tahun.

 

Awalnya terus bisa ada band Isaac ini gimana sih kalo boleh tahu?

 

Gue ceritain nih, jadi, pas jaman SMA dulu kan gue sama drummer gue itu IPA, nah gitaris sama basist gue dulu IPS. Tau lah gimana anak IPA sama IPS jaman dulu tuh gimana, suka geng-gengan gitu. Singkatnya, karena kita nggak mau geng-gengan, jadi kita sering ketemu tuh tiap istirahat di semacam warteg. Seringnya ngumpul di warteg itulah yang bikin kita akhirnya mutusin buat band barengan aja. Nah nama Isaac sendiri, ya dari nama pemilik warteg itu, pak Isak, cuman kita tweak dikit aja jadi Isaac [tertawa].

Wah, filosofinya kearifan lokal banget ternyata, ya. Ok lanjut nih, pertama kali manggung dulu di mana?

 

Manggung pertama banget, ya di Kedubes Bekasi. Kedubes Bekasi tu sejenis komunitas kreatif, wadah kreatifnya anak Bekasi, dari berbagai macam seni, seperti musik, dan budaya.

 

Gimana sih proses kreatif band Isaac dalam pembuatan EP ini?

 

Proses kreatifnya tuh biasanya mulai dari gue dulu. Gue compose musiknya, rekam di semacam software gitu, nah terus tu baru dibuat liriknya sama si Marhain Williams. Kalo udah siap liriknya, ntar kita kumpul bareng di basecamp kita (rumah gue). Karena semua personil dari Isaac ini tuh punya kerjaan lain di bidangnya masing-masing, jadi waktu kumpulnya nunggu waktu luang dari kita aja. Biasanya sih seminggu sekali gitu.

 

Nah, dapet ide bikin EP ini dari mana kalo boleh tahu?

 

Proses bikin EP ini sebenarnya udah cukup lama, dari awal tahun lalu kalo nggak salah. Hampir semua ide-ide yang Isaac garap itu terinspirasi dari cita-cita kita sendiri. Cita-cita dalam hidup, dalam meraih apa yang kita mau. Kayak gitu sih gambaran singkatnya, ya. Pokoknya bukan tentang cinta-cintaan.

Kan udah ada EP nih, terus kapan rencana bikin albumnya?

 

Pengennya sih bikin album tahun depan. Ini kita udah jalan bikin workshop-workshop di basecamp buat ngumpulin materi dari anak-anak.

 

Terakhir nih, ada rencana buat kolaborasi nggak?

 

Siapa ya, mungkin sama Ronald Steven kali ya, music directornya Asian Games itu.

 

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

CITA-CITA ISAAC AKHIRNYA LAHIR BERSAMA EP COCOON

EP COCOON yang terdiri dari 4 single lagu ini adalah salah satu cerita bagaimana masing-masing personil Isaac dalam meraih cita-cita mereka dalam hidup. Band yang terdiri dari Marhain Williams (vocal, gitar), Nyoman Agastyasana (gitar), Akbar Prihartama (bass), dan Reinardus Suryandaru (drum) ini baru saja merilis karya mereka beberapa bulan yang lalu. Berikut penjelasan singkat mengenai…
OU Cool

PAMERAN OLEH PENGUNGSI: ‘’BERDIAM ATAU BERTANDING’’

Waktu OU Cool main ke Galeri Nasional beberapa waktu yang lalu, tampak banyak sekali turis asing yang datang silih berganti di salah satu ruang pamer di kompleks itu. Karena penasaran, kami akhirnya membawa OU Cool ke sisi yang ramai itu.   Sebuah judul besar menyambut kami di pintu utama pameran tersebut, ‘’Berdiam atau Bertanding’’. Dari…
OU Cool

ANDRA MATIN: DI BALIK KONSEP KAFE-KAFE MODERN-MINIMALIS

Adem. Begitulah saat kali pertama OU CHILL tiba di Kopi Manyar, Bintaro. Warna dominan yang hangat, didukung dengan desain interior yang serba modern-minimalis, bikin siapa aja yang dateng langsung nyaman tanpa alasan. Kafe ini punya ruang luas di belakang yang sering digunakan untuk galeri pameran karya. Bentuk bangunan yang unik bikin setiap sudut kafe ini…
Uncategorized

MARCHELLA FP: BIAR KARYA YANG NGOMONG SENDIRI

“Nafas sebentar, apa sih yang dikejar?” “Nggak papa, besok kita coba lagi.”   “Tenang, nggak semuanya harus ada jawabannya sekarang”   “Duduk sebentar, biar paham”   “Selalu ada celah, untuk lihat salah”