You Haven’t Truly Loved The Environment Until You Know Boenkus

Boenkus can wrap your food, fruit and veggies, and it surely will warm up your heart.

 

Ngaku cinta lingkungan tapi masih sering pakai plastik kiloan atau plastik pembungkus dengan zipper buat bungkus makanan? Mungkin kamu akan langsung excuse dengan bilang “Tapi ini kan cuma plastik kecil…” namun nggak jarang plastik kecil itu hanya terpakai satu kali lalu berujung di tempat sampah. Lebih parahnya, sampah plastik itu akan membutuhkan 50-100 tahun untuk terurai! Nggak mau kan menuh-menuhin Bumi kita tercinta dengan sampah plastik? Sekarang ada pilihan lain nih buat kamu yang udah semakin sadar sama isu pencemaran lingkungan dan ingin turut serta mengurangi sampah plastik di Bumi ini. Penasaran? Read on!

 

 

Produk Karya Anak Bangsa

Boenkus merupakan produk dari Beeyond yang didirikan pada tahun 2018 oleh sembilan orang mahasiswa SBM ITB sebagai tugas mata kuliah Integrated Business Experience (IBE) yang mengharuskan mereka untuk membuat inovasi produk. Lima orang anggotanya yaitu Dianita Hadi, Kezia Nathania, Erlangga Muljadi, Naya Sastrosatomo dan Charles Vincent memutuskan untuk melanjutkan bisnis ini dan produk yang dibuat adalah Boenkus.

Sejak awal, mereka memang memiliki passion di bidang lingkungan hidup dan saat itu mereka merasa masyarakat Indonesia, terutama di Bandung, memiliki kesadaran yang masih sangat minim terhadap isu-isu lingkungan.

 

Mengapa Ramah Lingkungan?

Seperti namanya, Boenkus merupakan produk pembungkus yang biodegradable yang apabila dikubur di dalam tanah, dalam 1-5 bulan akan terurai. Kenapa bisa begitu? Boenkus menggunakan bahan utama 100% kapas organik. Selain itu, Boenkus juga menggunakan grade A beeswax yang dicampur dengan natural oils jadi aman digunakan untuk membungkus makanan maupun barang lainnya.

Beeswax wraps sebagai alternatif untuk plastik pembungkus sekali pakai ini ternyata sudah cukup populer di luar negeri terutama Jepang dan Australia. Namun, harga penjualannya masih terlampau mahal. Boenkus juga melihat peluang yang bagus karena masyarakat Indonesia terutama di Jakarta dan Bandung tampak sudah semakin memiliki pola pikir untuk mengubah gaya hidup menjadi sustainable lifestyle dan sedang berusaha untuk mengurangi waste dalam kesehariannya.

 

Selain mempromosikan produknya di Instagram, Boenkus juga aktif menyampaikan pesan mengenai bahaya sampah plastik dan pentingnya penggunaan alternatif plastik. Selain itu, Boenkus juga banyak menghadiri event yang berfokus pada tema lingkungan.

Selama ini, Boenkus menjual produknya melalui situs-situs marketplace, seperti Tokopedia dan Shopee. Meski tidak memiliki toko offline, demand akan produknya ternyata sangat besar. Meskipun hal ini menjadi salah satu kendala Boenkus dalam menyesuaikan supply dengan demand, mereka mengaku sangat senang karena di Indonesia semakin banyak yang menyadari urgensi penggunaan produk alternatif plastik.

 

Kalo kamu penasaran juga, yuk segera cek situs-situs marketplace tersebut! Boenkus punya berbagai macam beeswax wraps dengan pattern menarik yang bisa kamu pilih. Psst, bulan Mei nanti mereka mau mengeluarkan pattern baru lho! Segera follow @boenkus di Instagram ya.

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

Super Art Fest 2019: Do Pop, Go Global

SUPER ART FEST 2019   Super Art Fest 2019 itu salah satu platform untuk mendorong perkembangan kemunculan perupa-perupa muda di Indonesia. Dengan adanya Super Art Fest 2019 memberikan keuntungan dan kemudahan bagi para perupa-perupa muda. Terutama perupa muda yang masih ga tau nih cara mengakses masuk ke lingkungan seni secara khusus kaya apa, tapi tertarik…
OU Cool

Malikas: Full of Expression with Patterns

Pattern Menurut Malikas a.k.a Labib A Falahi   Ilustrasi yang dominan dengan pattern memiliki arti tersendiri. Menurut Malikas alias Labib A Falahi, setiap pattern punya ciri khasnya masing-masing. Meskipun terkadang terdapat visual yang simple namun bisa saja memiliki arti tersendiri atau sebuah bentuk ekspresi. Pattern yang digunakan pun didapatkannya dari inspirasi yang tak terduga. Bahkan bisa didapatkan dari lingkungan di…
OU Cool

Nemonic Design: The Beauty Of Passionate Pattern

Memiliki background textile designer, Nemonic dilahirkan dari dua tangan anak muda. Mereka bernama Inas Nabilla dan Aghnat Baizura yang mulai mengenal teknik marbling sejak awal tahun 2014. Hal ini dikarenakan marbling memberikan visual one of a kind yang menarik.   Dari sana kemudian diputuskan untuk fokus bereksplorasi dengan teknik marbling, meskipun awal pencobaan mereka masih…
OU Cool

NUS SALOMO SOLO EXHIBITION : WING THINGS

Pada tanggal 20 Mei-14 Juni 2019 kemarin di Gedung A Galeri Nasional Indonesia, solo exhibition karya Nus Salomo berjudul ‘WING THINGS’ dipamerkan. Wing Things merupakan pilihan Nus Salomo untuk menemukan dan menyatakan bahasa yang mampu menyimbolkan keadaan manusia saat ini. Nus memilih menunjukkan kemungkinan seseorang untuk ‘terbang’ dan memandang dari atas persoalan. Pilihan ni tak hanya akan…