BERSELANCAR DI DARAT JUGA LAUT DENGAN KARYA

Kreatifitas dunia seni emang nggak pernah mati. Bayangin aja, waktu kita sedang berselancar dengan papan di atas air atau juga di arena skate park dengan penuh taktik, kini semakin memukau dengan beberapa goresan gambar pada papan-papan tersebut. Sebut saja Arswandaru Cahyo, seorang artist yang kini kabarnya tinggal di Bali ini sudah memulai karirnya sejak masih sekolah.

Darah seni dari artist ini sudah mengalir dari sang ayah, meskipun begitu, Arswandaru ini banyak belajar dari lingkungan sekitarnya. Dirinya memulai karir pertamanya sejak awal kuliah. Arswandaru banyak belajar di tempat kerja partimenya. Ya, dirinya sempat kerja partime disebuah kantor penerbitan zine dan komik. Setelah belajar dari sana-sini, artist ini mulai memamerkan karyanya pada tahun 2009. Dirinya dulu juga aktif dalam menerbitkan majalahnya sendiri, yang dikenal dengan ‘’Dada’’.

 

Ide-ide kreatifnya tersebut bukan tidak pernah berhenti. Dirinya bahkan sering mengalami creative block, namun artist tersebut sellau punya acara sendiri untuk membuat moodnya kembali yaitu dengan menyempatkan waktu untuk berolahraga, jalan-jalan, main video game, atau keinginan sederhana lainnya yang bisa mengembalikkan mood untuk berkarya.

Sebenarnya, tidak ada sesuatu hal yang khusus untuk mendapatkan suatu inspirasi. Namun, dunia skateboarding juga musik bisa di bilang sangat berpengaruh besar bagi dirinya dalam berkarya. Artist ini banyak belajar dari Wes Lang, Neckface, Ed Templeton, Ed Davis, Egon Schiele dan masih banyak lagi.

Lalu, apakah lingkungan sangat berpengaruh dalam berkarya?

 

Artist yang sedang sibuk menyelesaikan project desain juga ilustrasi untuk beberapa brand, khususnya tentang skateboarding juga street wear ini mengaku sangat berpengaruh secara tidak langsung karena lingkungan terkadang sangat memberi inspirasi untuk menemukan ide-ide kreatif. Bisa di bilang, karya-karya dari Arswandaru ini tergolong low bow art atau hampir sama dengan aliran pop art.

 

Rencananya, dirinya akan berkolaborasi dengan beberapa seniman di Berlin, Victor Zabuga. Lalu berlanjut dengan agenda pameran lain, yang lagi-lagi berkolaborasi dengan seniman luar, Josh L Brown dari Melbourne. Wah, ditunggu karya-karyanya!

 

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

MELIHAT WARNA-WARNI KRITIK KEHIDUPAN ALA UDIEN AEE

Seniman lagi, seniman lagi. Banyak pelaku seni ternyata di negeri ini. Kali ini, OUCOOL berkesempatan untuk menengok ‘’bengkel’’ salah satu seniman asal Jogjakarta, Udin Bahaudin atau sering dikenal dengan Udien AEE. Jika seniman-seniman di sana banyak yang bermukim di bagian selatan kota, justru berbeda dengan seniman satu ini yang bisa di temui di studio pribadinya,…
OU Cool

ACTION FIGURE DENGAN KEARIFAN LOKAL ALA GOOD GUYS NEVER WIN

If you’re a maniac of toys, let’s pick one of GGWN (Good Guys Never Win) Toy’s collection.   Toko mainan pertama di Indonesia yang menyediakan berbagai macam jenis mainan yang punya nilai ceritanya tersendiri. Lokasinya ada di Pasar Santa, Jakarta Selatan. Lapak mainan unik yang berdiri sejak 2005 ini sudah keliling banyak negara untuk mempromosikan…
OU Cool

BERSELANCAR DI DARAT JUGA LAUT DENGAN KARYA

Kreatifitas dunia seni emang nggak pernah mati. Bayangin aja, waktu kita sedang berselancar dengan papan di atas air atau juga di arena skate park dengan penuh taktik, kini semakin memukau dengan beberapa goresan gambar pada papan-papan tersebut. Sebut saja Arswandaru Cahyo, seorang artist yang kini kabarnya tinggal di Bali ini sudah memulai karirnya sejak masih…
OU Cool

BELAJAR RAJUT BARENG POYENG

Siapa bilang merajut hanya untuk orang tua saja? Anak muda saat ini sudah banyak yang melirik, bahkan tidak sedikit yang ahli dalam dunia rajut merajut ini lho! Merajut yang dulu dikenal sebagai kegiatan jadul ini ternyata punya banyak manfaat bagi diri pribadi, juga hasil prakarya yang beranekaragam tersebut memang selalu punya hati di pasaran.  …