ART JAKARTA 2019

What’s On Art Jakarta 2019?

 

Siapa yang kemarin ke Art Jakarta? Perhelatan seni kontemporer tahunan ini minggu lalu sukses menghibur semua penggiat seni yang selama tiga hari nangkring di JCC Senayan, Jakarta. Lebih dari 70 artist lokal maupun mancanegara meramaikan hall JCC tersebut. Nggak heran kalo acara kemarin bisa banget buat aji mumpung mencari relasi sekaligus referensi para seniman-seniman muda yang hadir.

Nggak cuma pameran karya saja, Art Jakarta tahun ini juga mengadakan serangkaian acara seperti 10 persentasi dari artist pilihan, 20 kolektif yang bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif  Indonesia (BEKRAF)  hingga field trip bagi anak-anak dari sebuah sekolah di Jakarta.

 

Ada apa aja sih di Art Jakarta kemarin? Yuk, simak rangkuman OU Pini berikut:

1. Art Jakarta tahun ini meng-highlight beberapa artist seperti Eko Nugroho dengan karya Happy to be alienated yang berupa patung. Karya ini bercerita tentang kritik terhadap fenomena alienasi dalam masyarakat yang diperparah oleh kemutakhiran teknologi. Lalu karya selanjutnya yaitu  moving landscape yang berwujud bordir manual. Lewat karya ini Eko mengartikan metafora atas dinamika masyarakat dalam lingkup kota dan urbanisme sebagai pembentuk kebudayaan.

 

 

2. Selain Eko Nugroho, pada pameran ini juga terdapat karya dari artist Albert Yonathan yang berupa Solar Worship. Tak lupa ada Cheuk Wing Nam yang merupakan seniman interdisipliner dan master seni rupa. Cheuk yang juga menguasai bidang instalasi media baru dan sound sculptures ini membawa karya Silence–meditation in blue dalam acara seni kontemporer tahunan minggu lalu.

 

 

3. There are small market and platform for emerging Indonesian artists to showcase their brands to visitors, yaitu ART_UNLTD yang bekerja sama degan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia.

 

4. OU juga melihat karya dari Syaiful ‘Tepu’ Garibaldi dan ROH Art Projects menghadirkan Balitas Ehoor, sebuah karya instalasi dengan 200 batang besi yang ditumbuhi lichen, sebuah organisme komposit kompleks yang muncul dari persilangan ganggang dan jamur dapat tumbuh sepanjang masa dan menutupi permukaan apa pun yang bisa dijangkaunya.

 

5. Lalu ada Dark Waves oleh teamLab dan Production line – made in China & made in Taiwan yang membawkan instalasi pergerakan air yang disimulasikan secara komputerisasi pada ruang tiga dimensional. Karya ini merupakan persembahan Gajah Gallery.

 

6. Masih ingat dengan Wave of Tomorrow? Yap, pada Art Jakarta kemarin, Isha Hening membawa satu instalasi sebagai ‘trailer’ acara Wave of Tomorrow yang katanya akan lebih interaktif dari tahun kemarin. Wah, ga sabar!

 

 

7. The last one! Art Jakarta tahun ini menggunakan logo yang minimalis sekali.

Yup,  sampai jumpa di Art Jakarta tahun depan!

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

“Spotlight/Dance to Art”: Lydia Janssen’s Book Launch/Exhibition

The COMO Uma Ubud, Bali is pleased to present Lydia Janssen’s book launch/exhibition entitled Spotlight / Dance to Art open to public March 8-10, 2020. This event is a must-attend for all of art enthusiasts!   ‘Dance to Art’ is Lydia Janssen’s first monograph. Published by SKIRA Milan and written by Ian Findlay-Brown, it is a…
OU Cool

Now Airing: “A Step” for Nath’s Next Step

Baru-baru ini, solois indie, Nath, akhirnya mewujudkan cita-cita terpendamnya lewat mini album yang bertajuk “A Step”. Single pertamanya “Tell Me” yang lebih dulu rilis di tahun 2018 sudah didengarkan lebih dari 300.000 kali di Spotify lho. Yuk mengenal lebih jauh sosok Nath dan mini albumnya!
OU Cool

Yuk Ikut Berbagai Acara Menarik di Japan Cultural Weeks 2020!

Kabar gembira untuk kalian pencinta budaya Jepang! Japan Cultural Weeks (JCW) diadakan di Jakarta mulai tanggal 10-29 Februari 2020. Seri pengenalan budaya Jepang ini akan menghadirkan beragam kegiatan seperti pertunjukan musik, lomba pidato Bahasa Jepang, pengenalan Bahasa Jepang, pameran seni rupa, workshop, pemutaran film, demonstrasi, hingga diskusi. Asyiknya lagi, semua acaranya tidak dipungut biaya!  …
OU Cool

Mengenal Lebih Dekat Seniman Muda Mjolneir

Hindia menjadi salah satu band Indonesia yang ketenarannya melesat cepat karena lagunya yang berjudul “Secukupnya” dirasa sangat relateable sama kehidupan anak-anak muda zaman sekarang. Selain lagu itu, masih banyak lagu-lagu lainnya yang dinyanyikan oleh sang vokalis, Baskara Putra. Salah satu lagunya yang juga banyak didengar berjudul “Belum Tidur” yang dinyanyikan bersama Sal Priadi. Seorang seniman…