Agung Prabowo : The Man Behind Nirbaya Jagratara ( Never Fear, always cautious)

Perempuan hamil nggak boleh macam – macam nanti nurun ke anaknya, anak perempuan nggak boleh duduk di depan pintu, seorang suami nggak boleh bunuh binatang saat istrinya hamil dan masih banyak pamali lainnya.  It sounds  familiar right?

Yap! Segala macam tentang pamali yang sering kita dengar ini digambarkan oleh Agung Prabowo dalam karyanya yang berjudul Nirbaya Jagratara ( fear less, always cautious). Karyanya ini seakan dapat mewakili segala ketakutan di dalam kehidupan manusia yang terus berjalan setiap harinya, dan pastinya tentang pengalaman hidup Agung sendiri. Nggak heran jika Nirbaya Jagratara ini paling berkesan bagi Agung. FYI juga nih, karya ini menyabet sebagai juara dalam kompetisi Trienal Seni Grafis Indonesia IV – 2012 lalu.

 

Ngomong – omong tentang karya, Agung prabowo ini terkenal dengan sentuhan teknik linocutnya. Yap linocut, yang menurutnya lebih ramah lingkungan dari teknik lainnya. Walaupun butuh ketelitian yang lebih dan waktu yang dihasilkan lebih lama namun Agung sudah terlanjur nyaman dengan teknik tersebut.

 

 

Sebelum dirinya menekuni teknik linocut, ia sudah bergelut terlebih dahulu dengan teknik woodcut, namun karena terkendala dengan proses penyimpanan (tempat lembab atau berdebu) yang di hasilkan oleh teknik tersebut menuntunnya untuk beralih ke linocut yang lebih aman untuk keluarganya, karena ia hampir 80% berkarya di rumah. Keluarga adalah sumber inspirasi utama baginya, walaupun inspirasi bisa datang dari mana saja.

 

Lalu, apa sih sebenarnya teknik linocut itu ? Linocut adalah salah satu teknik printmaking dengan media karet linoleum. Nah proses pembuatannya nanti dengan dicukil dan hasil dari bagian yang tidak dicukil akan terkena tinta dan menjadi cetakan untuk mengaplikasikan karya tersebut.

 

Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat dari beberapa karya Agung Prabowo ini……..

 

 

 

Selain printmaking dengan teknik linocut, Agung bercerita sedang mendalami dunia mural, karena baginya mural mempunyai kemiripan dengan teknik cetak, apalagi kalo bukan mereproduksi gambar.

 

Ketertarikannya juga merambah ke media keramik karena terinspirasi dari hobi kakek dan sang ayah juga sang istri yang ternyata adalah seniman keramik (sekarputi).

 

 

Oiya, tahun ini Agung rencananya akan mengadakan pameran tunggal loh…kapan dan dimananya kita tunggu ya mas Agung!

 

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

Octo Cornelius dan Cintanya Terhadap Kayu

Bicara soal kayu, biasanya enggak jauh-jauh dari furniture atau produk rumah tangga pada umumnya. Akan tetapi, Octo Cornelius dapat menyanggah pandangan tersebut. Di tangan Octo, olahan kayu tidak hanya harus berakhir menjadi furnitur, bila dieksplor lebih dalam, woodwork, ternyata lebih dari itu.   Sejarah “bermain” dengan medium kayu telah ia jalani sejak kecil. Mulai dari…
OU Cool

Muntah Pelangi dan Kentut Glitter ala Bea x Mirfak

Tag line “From Our Puking Rainbow and Farting Glitter” kayanya memang pas banget untuk mendeskripsikan karya-karya duo Bea Ariani Putri dan Mirfak Prabowo ini.   Gimana enggak, produk dari project ini emang lucu-lucu banget. Kombinasi ilustrasi Bea yang manis dan Mirfak yang sudah cukup terkenal sebagai sculptor dan toys maker.   Tapi ternyata hasil karya…
OU Cool

The Masterpiece of Rukmunal Hakim

Lawanlah keterbatasanmu, juga rasa malasmu dengan sebuah proses.   Menjadi salah satu color blind illustrator bukanlah hambatan untuk Rukmunal Hakim. Dirinya percaya bahwa tidak ada keterbatasan di dalam dunia seni, yang ada hanyalah usaha dan inspirasi. Ia selalu percaya pada insting dalam dirinya. Baginya, lingkungan paling dekat adalah inspirasi terbesar, itulah mengapa hampir semua karyanya…
OU Cool

Art Jog 11, Enlightenment: Towards Various Future

Setiap kesulitan pasti ada jalan, begitu pula dengan karya seni.   Yap! Tahun ini, Art Jog kembali hadir dengan mengusung tema Enlightment atau Pencerahan. Dengan tema tersebut, diharapkan setiap karya yang mewakili pameran ini memiliki cerita tersendiri dalam mencapai titik cerahnya. Pameraan ini menyajikan puluhan karya seni dua dimensi dan tiga dimensi yang diikuti kurang…