Addy Debil Dan Karyanya

Addy Debil, lulusan SMK Multimedia ini justru banting setir seusai kelulusannya. Ia memilih untuk melanjutkan hobi doodling yang ia tekuni semenjak duduk di bangku sekolah dan ternyata keputusan tersebut membawanya hingga pada posisi seperti sekarang ini. Dimana karya-karyanya kini terlihat menghiasi berbagai sudut kota, salah satunya kota Bandung

 

Jika kalian mengunjungi kota satu ini menggunakan kereta api, kalian pasti akan disambut oleh salah satu karyanya yang menghiasi dinding pada jalur kereta api.

 

Addy mengaku ia kurang menyukai doodle-doodle yang ada di “pasaran”. Doodle tersebut cenderung identik dengan monster-monster lucu yang ia rasa kurang merepresentasikan dirinya. Oleh karena itu, doodle ataupun illustrasi karya Addy cenderung dipenuhi dengan illustrasi abstrak hal-hal yang ia temui seharinya.

Illustrasi ini di bawah ini contohnya, penuh dengan everyday stuff seperti laptop, rumah,  jam dan sebagainya.

 

Selain doodle men-doodle bebas, karya Addy juga sudah mulai mempenetrasi brand-brand besar seperti Richesse Factory yang dindingnya habis dipenuhi doodle Addy.

 

Soal media lukis yang ia gunakan, rasanya semua platform sudah habis ia jajal. Mulai dari canvas, dinding, jaket, tas hingga kap mobil.

 

Meski mengantongi jam terbang dan pameran yang cukup banyak Addy tak berhenti untuk belajar, ia terus memperdalam dan memperkuat stylenya sendiri dan memperbanyak kolaborasi. Karenya menurutnya dunia yang ia pilih untuk cemplungi saat ini begitu luas sementara apa yang ia cicipi sekarang belum seberapa.

“Ingin berbeda dengan yang lain sepertinya tidak sesulit itu, cukup dengan menjadi diri sendiri!”- Addy Debil.

 

Well not everyone could be like you Addy! But one thing’s for sure if we’d stay as consistent and persistent as you…success is a step away.

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

OU COOL: CREACVITY WITH LENS BY FAISAL Y. DJAJA

Apa yang kamu bayangkan ketika melihat feed Instagram dari @faisaldjaja ini? Simple, klasik, dan sangat VSCO sekali, begitu kurang lebih yang OU COOL rasakan. Sebelum membahas lebih jauh mengenai fotografi ala Faisal kali ini, kamu semua pasti sudah tidak asing bukan dengan VSCO? OU COOL yakin, generasi millenials saat ini pasti sudah diluar kepala mengenai…
OU Cool

EKSISTENSI TOKO MUSIK ‘KEEP-KEEP’

Toko musik masih menjadi rumah bagi para penikmatnya. Di antara banyaknya platform musik digital yang tumbuh subur sekarang ini, ternyata masih banyak toko musik yang dapat kita jumpai di beberapa kota, seperti ‘’Keep-keep’’ di Bandung dan ‘’Podomoro’’ di Yogyakarta . Toko-toko tersebut tidak banyak berubah, masih sebagai gudang inspirasi bagi para pelanggannya. Tidak lupa juga sebagai ajang temu kangen…
OU Cool

OU COOL: THE MAN BEHIND #MADEWITHSTORIES

Siapa yang tidak tahu Instagram? Platform yang hampir digunakan semua umat ini banyak sekali membawa perubahan. Tidak jarang juga yang akhirnya menemukan ‘’dirinya’’ pada platform tersebut. Sebut saja para influencer juga para pebisnis-pebisnis maya yang sering kita temui.     Bagi kamu yang sering main Instagram, rasanya ada nilai plus tersendiri jika konten yang kita…
OU Cool

OU COOL: CHOO-CHOO, SOBAT BAIK DARI KERETA COMMUTER LINE

Choo-Choo, buku ilustrasi bergambar yang berisi cerita seekor anjing dan rubah ini ikut meramaikan dunia buku ilustrasi Indonesia. Sama seperti Naela Ali, Lala Bohang, dan Marchella FP, kini Citra Marina ikut mendobrak semangat membaca masyarakat Indonesia lewat karya-karya mereka yang serupa tersebut. Choo-Choo, bikinan Citra ini bisa dibilang sebuah refleksi diri seorang Citra selama ia…