Achebong Dan Bookbinding Warna – Warni Gonjrengnya

Siapa yang nggak tahan lihat bookbinding handmade lucu-lucu dengan berbagai macam variasi juga model? Rasanya ingin memiliki semuanya kalo lihat koleksi dari karya Andini ini atau sering di kenal dengan nama Achebong.

 

Semua berawal dari iseng-iseng berhadiah saat melihat tutorial Sarah Nielsen, bookbinder di sebuah blog yang akhirnya membuat dirinya ketagihan dan terus bereksperimen hingga sekarang ini. ‘’Rasanya seneng gitu bisa bikin buku yang aku banget’’, katanya.

 

 

Ache yang sangat terinspirasi dengan warna-warni gonjreng ditambah sentuhan kolase-kolase sederhananya ini membuat karyanya memiliki nilai yang berbeda dari lainnya, apalagi ia sering menggunakan bahan daur ulang, bahkan, dirinya pernah menggunakan kertas skripsinya lho guys!! Hmm…., ternyata, selain kreatif juga sayang lingkungan yaa.

 

 

Nggak sampai di situ saja, OU juga baru tahu kalo Ache ini ternyata menggunakan teknik bookbinding yang simple kaya pamphlete stitch binding, long stitch, cross stitch, sama japanese stitch. ‘’Rahasianya sih tinggal pinter-pinter main di material covernya atau kertas isinya, juga yang terpenting adalah suka’’, tambahnya.

 

 

Berkat ketelatenannya ini, Ache sekarang sudah sering mondar-mandir berbagai kota untuk mengadakan workshop bookbinding juga kolase. Sudah banyak orang-orang yang tersihir dengan workshopya hingga bisa buat buku yang ‘’aku banget’’ ala mereka.

 

 

Buat kalian yang penasaran sama buku-buku Ache ini bisa langsung kepoin di akun Instagram @Achebong yaaa.

Mungkin kalimat ini pas kali yaa, ‘’Doing something that make you happy is healing’’, Persis nih kaya Achebong dengan hobi craftingnya yang bikin banyak orang terinspirasi. Bener apa bener?

 

4 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in OU Cool

OU Cool

OU COOL: CREACVITY WITH LENS BY FAISAL Y. DJAJA

Apa yang kamu bayangkan ketika melihat feed Instagram dari @faisaldjaja ini? Simple, klasik, dan sangat VSCO sekali, begitu kurang lebih yang OU COOL rasakan. Sebelum membahas lebih jauh mengenai fotografi ala Faisal kali ini, kamu semua pasti sudah tidak asing bukan dengan VSCO? OU COOL yakin, generasi millenials saat ini pasti sudah diluar kepala mengenai…
OU Cool

EKSISTENSI TOKO MUSIK ‘KEEP-KEEP’

Toko musik masih menjadi rumah bagi para penikmatnya. Di antara banyaknya platform musik digital yang tumbuh subur sekarang ini, ternyata masih banyak toko musik yang dapat kita jumpai di beberapa kota, seperti ‘’Keep-keep’’ di Bandung dan ‘’Podomoro’’ di Yogyakarta . Toko-toko tersebut tidak banyak berubah, masih sebagai gudang inspirasi bagi para pelanggannya. Tidak lupa juga sebagai ajang temu kangen…
OU Cool

OU COOL: THE MAN BEHIND #MADEWITHSTORIES

Siapa yang tidak tahu Instagram? Platform yang hampir digunakan semua umat ini banyak sekali membawa perubahan. Tidak jarang juga yang akhirnya menemukan ‘’dirinya’’ pada platform tersebut. Sebut saja para influencer juga para pebisnis-pebisnis maya yang sering kita temui.     Bagi kamu yang sering main Instagram, rasanya ada nilai plus tersendiri jika konten yang kita…
OU Cool

OU COOL: CHOO-CHOO, SOBAT BAIK DARI KERETA COMMUTER LINE

Choo-Choo, buku ilustrasi bergambar yang berisi cerita seekor anjing dan rubah ini ikut meramaikan dunia buku ilustrasi Indonesia. Sama seperti Naela Ali, Lala Bohang, dan Marchella FP, kini Citra Marina ikut mendobrak semangat membaca masyarakat Indonesia lewat karya-karya mereka yang serupa tersebut. Choo-Choo, bikinan Citra ini bisa dibilang sebuah refleksi diri seorang Citra selama ia…